9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Andi Rama Family


Tak mengira ada juga kata-kata tiga koma delapan dua dalam kamus kuliahku. Ya. Setidaknya pengobat rindu dan senyum bagi orang tuaku. Saat anak Guru SD di lereng gunung lawu ini diebut oleh Pak dekan sebagai salah satu lulusan cumlaude pada Pendidukan Profesi Apoteker Farmasi Unair. Cah ndeso yang sejak SMA punya kerjaan ngangon kambing dan “ngarit”. Cah nakal yang ketika kecil suka teriak- teriak dan nangis di tempat kalo minta sesuatu.

Setidaknya aku, cah angon dari Bangsri bisa sedikit mengurangi lipatan- lipatan keriput di wajah orang tuaku. Dengan senyum dan mengurangi kernyitan dahi karena berfikir keras. Masih ingat. dulu ketika lulus SD Ibuk menyuruhku melanjutin ke SLTP 1 Magetan. Lulus SLTP Ibukku memintaku melanjutkan ke SMUN 1 Magetan. Aku mau saja. Tamat SMU ada 2 pilihan disana. Akper atau Farmasi. Kuserahkan keputusan pada Ibukku. Akhirnya Farmasi jadi pilihan. Akupun melaluinya 4 tahun S1 dan 1 Tahun Profesi. 5 tahun tepat. Gak Pake Molor.

Pulang kampung terakhir kemarin. Aku mencoba bertanya. “Buk enaknya kerja dimana ya?”. “Nek urusan kerjo iku wis urusanmu le, ibuk muk iso mbantu nyampek kowe lulus kuliah” kata ibuk. “Guru SD iso nyekolahne anake nganti Apoteker wis Alhamdulilah” Berat sekali perkataan Bunda. Tapi senang juga ada, sebab kini aku dianggap sudah dewasa. Diberi pilihan menetukan jalanku. Diberi kepercayaan melalui jalan hidupku. Diberi dukungan untuk merasakan bahwa tahu itu memang terasa tahu, bahwa kerupuk itu memang terasa kerupuk, bahwa es teh itu memang terasa es teh. Bukan lagi makan tahu tapi yeng terasa keringat bapakku. Bukan lagi kerupuk tapi yang terasa bunyi perut bapakku yang lapar. Jadi teringat kisah dulu. Dan aku baru sadar beberapa bulan lalu. Dulu pas SMP aku senang sekali Ibu sering memasak bubur dengan tempe goreng hangat. Hampir tiap pagi waktu itu. Maklum peraturan Ibuk. mending gak berangkat sekolah dari pada gak makan pagi. hehehe. Tapi aku baru tahu. Bubur kesukaanku tiap pagi itu ada karena memang persediaan beras rumah lagi krisis. Jadi di buat bubur biar rata buat sekeluarga. Kaget aku dibuatnya. “Alhamdulillah, awakke dewe sak keluarga wis iso nglakoni wayah-wayah angel” tutur Bapak.

Sekarang saat mengabdi. memberi arti pada Bapak, Ibuk, dan ke dua adekku. Setidaknya tidak menambah beban bagi mereka, tapi memberi kebanggan pada keluarga Andi Rama

4 comments on “Andi Rama Family

  1. ndoro.ndoni
    August 9, 2008

    alhamdulillah…3,84subhanallah…selamat ya…wah,2 bln d bekasinya sukses juga yak?tgl 20 agsts mulai gawe?dimana?sy jd iri.eh,mas aan,blognya mbok diekspor ke multiply.disana keknya bakalan lebih banyak yg baca n komen.jadi bs buat ajang tukarpikiran gitu.usul wæ sih.

  2. dwi yulianti
    August 14, 2008

    “Guru SD iso nyekolahne anake nganti Apoteker wis Alhamdulilah”ehm, sampaikan ke umminya antum akh, sebagai penghargaan lah..“justru guru2 SD adalah orng2 yang tulus. banyak di doakan2 olh murid2nya. shg insyaAllah selalu ada kemudahan, termasuk dalm membesarkan dan mendidik anak2nya…hehe”banyak kisah sukses, guru SD dlm membesarkan dan mendidik anak2nya (ini bukan krn aq juga guru SD lho, klo aq mah masih jauh dari ikhlas…msh sering uring2an dgn murid hehe)Barakallah, bu..Barakallah juga akhi..(selamat menjelang dan menempuh fase kehidupan baru.

  3. Rachmat Badawi
    August 20, 2008

    sip..sip..nice blog,. ansering2 up date, biar tau kondisimu..let’s rock the bekasi!!

  4. Rachmat Badawi
    August 30, 2008

    silaturahim ke blog saya ya..mybadawi.blogspot.com..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 7, 2008 by in [Catatan Harian].

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: