9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Aku Bangga


Bahagia,

Itulah ungkapan syukur yang ingin aku ucapkan.
Tanggal sepuluh kemarin, banyak yang mengirim ucapan selamat padaku. Meski aku juga kurang begitu paham makna sebuah tanggal lahir. Aku.. Aku senang sekali. Ada yang mengirim sms, menelpon, lewat friendster.

Yang paling pertama mengirim Andang jam 00.02. Padahal kebiasaan tidurnya jam 20.00. Dasar ‘bodoh’.

Wah. koleksi kata-kata mutiaraku meningkat drastis, yang paling bagus kata-katanya dari Hafidz,

“Untuk semua waktu yang telah dijalani
Untuk setiap proses yang telah dilalui
Untuk sejuta kenangan dan memory yang tertambat di diri
Untuk setiap tawa yang menghiasi dan sedih yang pernah mendera hati
Untuk setiap hal yang terjadi dan harus dilalui. Entah berat, entah ringan.
Moga segalanya jadi pengalaman yang berarti..”

M3t M!L@d ke-24″
Tetap eksis dan semangat
Terimakasih buat semua
^-^

Yang paling membuatku terkejut adalah Bojhes..,
ini lebih ‘gila’. Bayangkan saja, dia harus bersusah payah membujuk anak-anak jalanan untuk menyanyikan lagu selamat ulang tahun untukku lewat telepon. Jujur saat aku mendengarkannya aku.. aku.. terkejut, haru, dan hanya bisa bilang ” ini siapa ya? halo ini siapa?” (no. telpnya private) tapi sayup kudengar suara khas Bojhes di balik suara anak-anak kecil yang menyanyi lagu selamat ulang tahun. Dan masih banyak lagi yang ingin aku sebut satu persatu.. Aku bangga bisa menjadi bagian dari dunia kalian.

Aku bangga ternyata masih ada yang mengingatku..

Ehm.. tak lupa Ibuk dan kedua adekku juga meng-smsku. Bapak agak terakhir.. langsung menelponku. Dan mgucapkan selamat ulang tahun. Ehm… Aku bangga menjadi bagian dari keluargaku. Aku bangga bisa terlahir dari rahim Ibuku. Aku bangga bisa menjadi kakak dari adek-adekku.

Aku bangga bisa menjadi bagian dari manusia-manusia hebat seperti mereka. Ehm. tadi aku nonton film “The last Princes” kisah perjuangan melarikan diri seorang putri kerajaan yang dibantu oleh seorang samurai hebat dan 2 penjahat gunung…

Ada kata-kata yang kuingat tentang penggambaran sang samurai tadi. “Dia (sang samurai) adalah pedang besi terkuat dari dari ribuan pedang besi, namun adakalanya sebuah pedang besipun harus melindungi sebuah pedang kayu”

Ehm… Kalian semua adalah samurai-samurai besi itu, yang sayangnya terlahir untuk menopangku sang pedang kayu. Kalian adalah manusia-manusia luar biasa, yang sayangnya terlahir untuk membantu manusia biasa sepertiku. Gome ne.. Arigatou.. Aku Bangga.

-sepuluh januari duaribu sembilan-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 11, 2009 by in [Catatan Harian] and tagged , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: