9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Aku Pernah ke Mall

Meskipun paling diprotes ma temen-temen kantor, kalau aku paling malez ke Mall. Tapi, aku juga tau beberpa Mall di sekitar Cikarang, Bekasi dan beberapa di Jakarta. Meskipun kadang sering bingung arah ketika di Mall, setidaknya aku pernah ke Mall.

Protes dari temen-temen kerja di kantor berawal dari kejadian di SGC (sentra Grosir Cikarang), salah satu Mall di Cikarang. Selain Plaza Jb dan selain Mall Lippo. Awalnya diajak makan bareng di Hokben di SGC. So pasti kalau masalah makan aku punya 5 alternatif Jawaban. 1. Oke, 2. Yuk, 3. Baiklah, 4. Siap, 5. Aku berangkat. Apalagi acara makan tsb salah satu rangkaian perpisahan temen kami yang mau “lulus” dari Ferron. Si Ana, analis senior Lab Mikro. Oh iya, kebiasaan kami kalau ada acara makan bareng maksudnya adalah BDD (Bayar Dewe Dewe). Tapi justru karena BDDlah gank makan bareng tetap langgeng.

Balik ke cerita awal, habis makan-makan di Hokben. Entah angin dari mana, para ”ibu-ibu” ngusulin jalan-jalan bentar di SGC. Dengan alibi kuat bahwa mereka belum pernah ke SGC sebelumnya. Dan aku ”diborgol” untuk ikut. Fiuhh.. perasaanku mulai gak enak. Dan benar saja, perjalanan panjang dimulai. Berjalan mulai lantai paling bawah, menelusuri pojokan, lorong-lorong. Kemudian naik ke lantai lebih atas hingga ke Ramayana di Lantai paling atas. Aku menggerutu sepanjang jalan. Nemenin mereka Cuma liat-liat, nanya-nanya doank, pegang pegang baju. Dan badalah, gak beli apapun ternayata. Capek dechhh. Hampir 2 jam muter-muter tapi gak beli apa-apa. Aku ngomel terus sepanjang jalan, sedang mereka malah hanya berkata ”latihan mas aan, ntar kalau punya istri ya kayak gini”. Jiahhhhh. Ampun. Sekarang aku tau mengapa bapakku paling malez kalau nemenin belanja Ibukku. Dia mending nunggu diparkiran atau nunggu di warung kopi sambil ngobrol.


Bukannya aku alergi ke Mall, tapi aku malez kalau ke Mall tanpa tujuan yang jelas. Dan yang paling aku malez ke Mall adalah jika melewati waktu sholat. Karena harus ’sholat di parkiran’, merasa tidak dihargai. Di Mall Lippo Cikarang, Mushola mungil ada di samping mall, dekat dengan tempat parkir, Di BCP Bekasi ada di dekat Thilet Wc umu plus terletak di samping pintu masuk parkiran. Di Gyant Bekasi Barat, lumayan gede masjidnya tapi tetap saja ada di parkiran. Di MM Bekasi Barat lumayan, terletak di lantai 2 kalau tidak salah, tidak diparkiran. Di Bekasi square masih dilantai paling bawah, diparkiran.


Di Mangga dua Harco, pas aku ma Thoyib habis beli Hardisk external nanya satpam, ”Pak, mushola sebelah mana ya?” ” Gak ada mushola Pak” Jawab satpam tegas, sepertinya sudah biasa dapat pertanyaan seperti yang kami lontarkan. Busyet. Orang sebanya ini gimana sholatnya ntar, pikirku. Di semanggi hati-hati mengatur waktu sholat, mushola kuecil ada di lantai bawah. Di Parkiran. Dan Jam 9 malam sudah diborgol., dengan tulisan ”Mushola tutup jam 09.00 Malam. ”????”. Di Plaza Glodok, mushola kuecil ada di lantai 6 di parkiran juga. Tidak terawat.


So, jika ke Mall mending atur waktu sebaik mungkin. Dan bersikap sigaplah untuk bertanya lokasi mushola di Mall yang baru pertama kali kita kunjungi. Sebagai alternatif tempat sholat adalh di terminal, stasiun, dan Mall yang dekat dengan perkampungan pasti ada mushola.. Kalau ke Jakarta, biasanya aku sholat di stasiun kota atau di stasiun bekasi. Tergantung waktu. Di stasiun kota ada 2 pilhan ushola, bisa di dasar halte busway atau di dalam stasiun. Musola-musholanya juga lebih terawat. Dari sekian banyak musola di Mall yang aku tau. Di Mall Gyant Bekasi yang paling gede, meskipun di parkiran. Mall Bekasi Square juga lumayan bagus, meski teteup di parkiran. Di MM bekasilah yang mungkin tidak terletak di parkiran untuk sekarang, tidak tau ke depan.


Kamu mayoritas yang termarginalnya untuk memenuhi pasal 29 UUD 1945. Atau mungkin kita sendiri yang memarginalkan kebutuhan kita kepada Rabb Semesta Alam. Pengemgam bumi dan segala isinya. Pengendali gempa bumi, dan pengatur banjir di bumi.


One comment on “Aku Pernah ke Mall

  1. nimassunyoto
    February 20, 2010

    nek neng kene keRen, an. Lumayan seh. neng pLatinum sing 11 Lantai ada dua Lantai yang ada mushoLanya, jadi satu sama tempat wudhu.
    di MBK bagus juga, di lantai 6.
    nek neng centRaL kata mas mas maLah bagus,, bikin meReka betah , sampek kene sing ngenteni ngantuk-ngantuk,, hehe. mmm tapi memang haRus ngatUR waktu beneRan, jadi bisa menyesuaikan mu shoLat di mana, kaLo udah ke kota,, ato mu jamak? tapi yang teRakhiR kui berusaha diminimaLisiR, no,,makane peRgi ke maLL juga ada stRategi to, akhiRe hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 20, 2010 by in [Catatan Harian], [Melancong] [Kuliner], [Yang Kukenal] and tagged , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: