9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Gampar ae Cak

Kutbah dhuhur kemarin siang sangat berkesan.

Pak Ustadz bercerita:

Ada sebuah keluarga bahagia dan berkecukupan.

Sang ayah menyekolahkan anaknya ke luar negeri, ke eropa sejak lulus SD ceritanya. Hingga sang anak lulus kuliah dengan membawa banyak gelar.

Pulang ulang ke indonesia, sang anak melihat Bapaknya yang lagi sujud sholat. Selesai ayahnya sholat, bertanya anak tadi pada bapaknya, “Pak, lagi ngapain bapak tadi?” . “Sholatlah nak, kamu ndak sholat?” Jawab bapaknya sambil balik bertanya.

“Dulu saya sholat Pak, sekarang udah enggak.” Jawab sang anak, sekaligus membuat bapaknya kuaget bukan kepalng. Berarti anaknya udah murtad. “Knp?” tanya sang bapak sambil bergetar. “Begini Pak, sejak dulu aku ke luar negeri, aku ada 3 pertanyaan yang sudah aku tanyakan pada semua profesor mulai dari yang botaknya sedikit sampai botak semua, dan semua profesor tsb gak bisa jawab. Begini saja Pak, kalau bapak bisa jawab 3 pertanyaan saya, saya akan masuk islam sekarang juga”

“Apa itu nak pertanyaanmu?” tanya sang bapak.

“Pertama, bapak tadi khan sujud, siapa yang bapak sembah?” “Jelas Allah-lah nak, pencipta bumi dan segala isinya” jawab sang bapak. “Tunjukkan kepdaku pak, seperti apa Allah itu?” . Bapaknya binginggak bisa jawab.

“Kedua, Nanti di akherat khan Manuasia dan setan yang berdosa dan tidak diampini akan masuk ke neraka. Neraka khan dari api. Setan dan Jin dari api, manusia dari tanah. Lha kok enak setan dari api ketemu api sedang kita daari tanah, Tuhan salah konsep ini masak setan ketemu api yo kepenak en lha an. Yak apa iki pak?” tanya sang anak. Dan masih sama, baaknya gak bisa jawab juga.

“Ketiga, Jelaskan saya tentang takdir itu seperti apa pak, jujur sampai sekarang saya masih belum paham sama sekali seperti apa takdir itu bentuknya?”. Pertanyaan ketiga inipun bapaknya terdiam gak bsa jawab.

Karena putus asa, sang bapak tua tadi berkata pada anaknya. “Gini aje tong, bapak gak bise jawab, tapai akan bapak aja ente ke guru ngaji bapak.

Akhirnya mereka berdua ke guru ngaji sang bapak tadi.

Tiba disna, setelah mengucap salam, Sang bapak menjelaskan kedatanganya. Dan sang anak kembali mengatakan 3 pertanyaannya, ke Ustadz tadi.

“Kalau ustadz bisa jawab 3 pertanyaan saya, saya akan masuk islam sekarang juga”

Begitu selesai mengatakan kalimat tadi, digamparlah anak tadi, “Plaakkk” terjatuh anak tadi. Sambil menahan sakit dia berdiri, digampar lagi anak tadi oleh ustadz, “Plaakkk” terjatuh lagi dengan keras bocah tadi. Kali ini ia tidak bisa menyembunyikan rasa sakit dan marahnya.

UStadz!! sebentar, saya kesini pengen dapet jawaban kok malah digampar. Gua aduin ke komnasham loe Tadz.

Sambil teresenyum si Ustadz berkata, “Itu jawaban pertanyaanmu Tong”

“Lah kok bisa Tadz?”

Pertanyaan pertamamu apa? yanya ustadz, seperti apa wujud Allah?

Aku gampar tadi rasanya seperti apa? tanya ustadz. “Sakit, panas, perih tadz” jawab si entong.

“Bagaimana wujud sakit, panas, perih itu? tunjukkan poadaku?”. Pemuda tad bengong. Gak bisa jawab.

Pertanyaan keduamu apa tong?

Api ketemu api gak akan panas. setan dari api beraka juga daeri api.

“Tanganku terbuat dari apa tong? kulit pipimu dari apa tong? kulit. Kulit ketemu kulit sakit tidak? SAKIITTTT tadz. penuda tadi bengong lagi.

pertanyaan ketigamu apa tong?

Takdir itu seperti apa tadz,

“Tadi malam tidur jam berapa tong? – malem tadz, nonton bola dulu. “kamu ngimpi apa tong?” kagak ngipi apa apa tadz.”

Kamu gak ngipi apa apa malem tadi, hari ini dapet gamparan 2 kali yang sakit. Itulah takdirmu hari ini. Dan kamu gak tau sama sekali kalau dapat gamparan dariku.

……………………………………………….

Allahu Rabb, ampuni hambamu ini…..

One comment on “Gampar ae Cak

  1. Pingback: 0.1 « 9ethuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 23, 2012 by in [Moslem Corner], [Opini] [Reportase] [Analogi] and tagged , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: