9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Belajar Coating (2-Habis)

Core Tablet

Ehmm, hal yang perlu diperhatikan dalam penentuan setting parameter adalah karakteristik dari core tablet. Apalagi jika menggunakan HPMC pada proses coatingnya. Perlu kita liat Kekerasan, Disintegration Time, Friability, serta bentuk dari core tablet.

Jika core tablet friabilitynya tinggi, maka jangan terlalu memaksakan dengan speed tinggi saat coatingnya. Tapi perlu hati hati juga, jika menurunkan friability dengan menaikkan kekerasan bisa berdampak pada disolusi dari tabletnya. Maka pantau terus data Disintegration Timenya.

Sifat bahan coating.

Lebih spesifik ayang ingin kita bahas adalah HPMC, HPMC mempunyai sifat special yaitu dia akan membentuk lapisan film yang susah untuk ditembus air jika dipanaskan melebihi 45 celcius (begitu setidaknya dari beberapa literatur yang gua baca). Jika terbentuk lapisan yang susah tertembus air maka akan berdampak pada DT dan Disolusi. Nah tantangnnaya adalah bagaimana mengatur di suhu produk saat coating tetap terjada di range 40 – 45lah. Dengan catatan, appearance dari hasil coating tetap mempesona. Hahaha. Coating process is a art !!

Jawabanya di bawah, hehe

Tips Trik

Yang pertama aku sarankan, adalah trial dulu skala lebih kecil sebelum berani validasi. Kita carai titik keseimbangan. Jika menggunakan HPMC maka parameter suhu harus kita lock memang di bawah 45 celcius (aku nulisnya mesti pake tulisan, coz gak tau dimana lambang celcius. Hahahah). Sehingga kita hanya diberi keluasaan main di spray rate, pattern spray, kecepatan coating pan, serta friability core tablet.

Yang jelas speed harus naik, menurut beberapa literatur. Disarankan untuk tidak memakai hanya satu speed selama proses coating tapi gunakan beberapa variasi speed. Seperti 1/3 pertama pakai speed agak rendah dengan sparay rate tinggi dengan tujuan agar core tablet segera terlapisi guna mencegah tablet gripis. Setelah sepertiga proses maka speed bisa dinaikkan lagi dengan sparay rate agak rendah untuk membuat tablet lebih halus.

Pattern spary rate juga harus diperhatikan, biasanya setiap spary gun dilengkapi pengatur bentuk semprotan. Pengabutan. Spray yang bagus adalah ketika bentuk spraynya seperti kabut di dalam coating pan. Sehingga butiran larutan sangat kecil yang membuat permukaan coated tablet halus, mulus,…

Bagaimana caranya tau spray pattern? gunakan simulasi dengan perlaratan yang dimiliki. Bisa dengan menyemprot sesaat pada tissue bebas serat hingga nampak pola penyemprotannya. Psstikan tidak ada penyemprotan yang overlap jika kita gunakan lebih dari sparay rate.

Jarak gun dengan tablet juga harus dijaga, tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh. Beberapaliteraur mengatakan anatara 25 – 30 cm. Tapi menurutku lebih aktual jika menyesuaiakan dengan load tablet di chamber pan serta spray patternnya.

Oiya, perhatikan juga posisi inlet dan ouletnya. Ini mempengaruhi distribusi suhu di chamber yang akan berpengaruh terhadap hasil caoting juga.

Ehmm, adalagi. Prewarming juga perlu dipertimbangkan dilakukan sebelum mulai penyemprotan. Sebab dari beberapa literatur cukup effective untuk meningkatkan disolusi. Cukup dengan prewarming sekitar 7-1 menit dengan pan di jog saja tidak perlu diputar, tapi tetap jaga produk temperatur di range bawah 45 celcius.

Terakhir, sepertinya mudah nulis ini. Tapi aktual kenyataan jauh lebih rumit, puooooollll.
But, problems is arts of life.

Sumanggaaken,…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 5, 2012 by in [Industrial Pharmacy] and tagged , , , , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: