9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Belajar Renang

Awalnya sempet malu, bagaimana tidak. Udah umur 27an tapi cuma bisa gaya bebas itupun tak lebih dari 15an meter. Setelah 15 meter megaph megaph,.. Pengalaman pertama renang di kolam renang cikini. Bareng anak2 kecil dan para ABG (bening-bening). Walah, isin gak ketulungan, mereka dah pada jago. Sedang diriku, masih gaya botol (beberapa saat masih keluar udara gelembungnya, sesaat berikutnya tenggelam. Hahahaha).

Aku lupa kapan terakhir nyemplung kolam renang. Kalau gak salah sekitar semester 3 tahun yang lalu, di kolam renang di cikarang. setelah itu tidak pernah.

Tapi itulah uniknya renang, renang itu ibarat naik sepeda pancal. Sekali kita bisa di satu gaya, akan sangat susah hilang. Seperti naik sepeda pancal, sekali kita bisa, meskipun 10 tahun gak naik sepeda, sekali naik pasti langsung bisa. Paling penyesuaian sedikit.

Singkat cerita, renang pertama berlatih menahan rasa malu. Dan sedikit bolak balik sisi lebar kolam dengan gaya bebas. Sstt, jangan bilang siapa siapa, aku baru bisa gaya bebas. Gaya dada/katak dan mengambang di airpun tak bisa. Wal hasil aku ngeliat cara orang2 renang, termasuk anak kecil, mungkin usianya baru 5 tahunan. Tapi gaya dadanya jago. Isin aku rek.

Setelah kram beberapa kal,i aku sudahi. Kira2 satu setengah jam ‘belajar’ gaya dada. Hasil : GATOT.

Pulang, dengan menundukkan kepala. malu. Dan badan sakit semua, njarem kabeh beberapa hari.

Nyampek rumah, aku browsing komputer. Buka youtube. Aku download semua guide practices cara renang gaya dada. Sampai aku lupa berapa video aku buka. Masih kurang, aku buka blog dan website tentang renang, aku baca dasar-dasar berenang. Intinya seminggu full semua bacaan di internet aku lahap tentang renang. Dengan satu tujuan, minggu depan harus bisa praktek gaya dada. Sebauh gaya yang seharusnya paling awal dipelajari sebelum gaya bebas. Sebab menurut beberapa sumber, jauh lebih mudah mempelajari gaya dada dari gaya bebas, dan untuk pemula biasannya dimulai dari gaya dada baru gaya gaya yang lain. Lha iki aku kwalik, gaya bebas iso tapi mengapung dan gaya dada gak bisa.

Seminggu kemudian,.

Praktek otodidak dari hasil belajar seminggu. hasilnya : Wakakakaka. Gak berhasil Brosis. Baru beberapa meter dah tenggelam. Hahahaha. Jadi latihan minggu ini, gaya dada beberapa meter dilanjut gaya bebas. Seperti biasa, setelah kaki kram beberapa kali aku pulang. Kenapa nunggu kram?

Karena terinspirasi cerita MR, suatu ketika Ust Abdullah Azzam dan semua pasukan diminta latihan berlari mengitari lapangan sekuat kemampuan. Semua peserta berlari, hingga setelah sekian lama ada seorang yang tergelak pingsan. Ternyata dia USt Abdullah Azzam. Ketika ditanya kenapa memaksakan sampai pingsan? jawabanya adalah bukankah tadi diminta sekuat kemapuan saya, inilah batas maksimal kemampuan lari saya.Wow,..

Minggu depannya lagi,

Kini irama kaki dan tangan dah mulai dapat. dimulai dengan 3 kali ayunan kaki dan 1 kali tangan.

Minggu depannya lagi.

2 kali ayunan kaki, 1 kali tangan.

Setelah itu Vacuum selam hampir 3 bulan, ada tuntutan tanggung jawab Apoteker di Pabrik yang harus ditunaikan, cieee. Kangen banget renang.

Akhirnya bisa renang lagi, udah 2 minggu ini. Tapi bukan di kolam renang cikini, tapi di kolam renang rawamangun. kenapa?

  1. Lebih murah, hahaha hemat 50%. Di Cikini hari Libur 30rb di Rawamangun 15rb ajjah.
  2. Lebih Plural, menghindari yang bening-bening. Wahaha. Kalau di cikini, jangan heran pas renang ketemu ama bule-bule renang. Atau ABG. Secara kolam renangnya nempel Hotel Formule 1. Di Rawamangun, yang renang beragam mulai anak anak sampai kakek2.
  3. Lebih safety, coz di rawamangun ada penjaga kolam renangnya, di cikini tak ada, atau aku yang gak tau ya. Wahahah

Dulu kalau renang, cuma berani maen lebar kolam, dan sebatas kedalaman 2 meteran lah (kadang kurang) hehe. Hari ini tadi, dan bisa menempuh Sekali panjang kolam dengan gaya bebas, dan sekali dengan gaya dada. Tapi ya gitu napas ngosh ngoshan. Cuapek Poolll, tapi menyenangkan, setidaknya ada peningkatan.

Selain renang ada satu olah raga lagi yang pengen banget, yaitu menembak. Ahh tapi mahal yang ini. Suatu saat nanti sajalah jika masih diberi kemudahan melaksanakannya.

Next target, maen di panjang kolam. Minimal kuat 1,5 kali panjang kolam, atau sekitar 75 meter.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 5, 2012 by in [Masih Belajar] [Something New] and tagged , , , , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: