9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Adekku

Dek,
Pergilah ke hilir sungai terbaik, temukan pasir terbaik.
Langkahkan tekad dan kakimu ke gunung, cari kayu terkuat,

Dek,
Belajarlah pada ayah, cara memecah batu.
Jangan menyerah, hingga kau mahir dan mandiri mengumpulkan batu terkokoh.

Dek,
Serap ilmu dari kakek, cara membuat batu bata merah.
Giat belajar, dari mencari tanah hingga membakar bata cetakan hingga memerah.
Semarah gelora semangatmu.

Dek,
Rajin menabung kesabaranmu dek,
Tabung hingga mencukupi untuk membeli puluhan bahkan ratusan karung semen.

Hingga,
Jika semua bekalmu telah penuh.

BANGUN cita citamu,

Gali pondasimu sedalam dan sekuat cita yang kau bangun,
Campur semua bahan bangunanmu,
Letakkan batu bata merahmu rapi berjajar menjulang tinggi,
Pahat rapi kayu kayumu seindah perhiasan cita-citamu.

Terus bangun cita-citamu,
Sekokoh dan setinggi anganmu.

Hingga, jika sudah setinggi langit,
cobalah kau naik ke atas bangunan cita citamu.

Dan biarkan malaikat membawaku cita-citamu menemui Tuhanmu.
Kan kau temukan kemudahan atas kehendak Tuhanmu.

(sebuah puisi buat adekku, Jatmiko Andi Rama)
Jangan pernah menyerah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 17, 2012 by in [Sastra] and tagged , , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: