9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Gara-gara All New 2013 Ninja 250R FI Menghilang di Cililitan (Part 2)

Pada posting sebelumnya kita sudah melihat gambar mesin dri luar, sekarang kita liat bagian-bagian mesin dalamnya (kredit picture buat yang upload gambar awalnya, saya hanya menambahkan nomor dan line). Sekarang silakan di liat-liat dulu :

Penampakan gambar bagian dalam lagi sbb :

Dari kedua gambar diatas, akan kita lebih detailkan lagi bagian-bagian partnya sbb:

Kalau diliat secara vertikal, penampakan dari bagian-bagian mesin sbb:

Hehmm, untuk memudahkan kita melihat, akan saya tampilkan design 2 dimensinya :

Nah, sekarang mari kita bahas definisi dari spek berikut :

Tipe mesin 4 langkah DOHC, Pendingin Air, Dua Buah Silinder Sejajar 4 langkah SOHC, Pendingin udara, Satu Buah Silinder
Isi silinder 249 cm3 124.8 cc
Diameter x Langkah 62.0 x 41.2 mm 52.4 x 57.9 mm
Perbandingan kompresi 11.3 : 1 9.3:1
Katup Sistem DOHC, 8 valves (katup) SOHC, 2 Valve (katup)

Apa itu 4 langkah?

Jawab : 4 langkah ituya 4 tak. Kalau 2 langkah yang biasa kita sebut 2 tak.

Manakah yang disebut Silinder?

Jawab : Silinder itu ya bagian dalam B yang berbentung tabung, tempat no. 3 dan 4. Makanya, kalau ninja dibilang 2 silinder itu berarti punya 2 tabung tempat no. 3 dan 4. kalau diliat dari luar, keliatan ada 2 pangkal tempat knalpot.

Apa itu DOHC, apa itu SOHC?

Jawab : DOHC = Double OverHead Camshaft, SOHC =Single OverHead Camshaft. Bahasa jawanya kayak gini, Double  = loro (dua), Over Head= sirah bagian nduwur😀 (Kepala bagian atas), Chamshaft = Ehmmm, gambar diatas yang ditunjuk no . 1 itu chamsaft. Jadi kalau Supra X Chamshaftnya satu, kalau Ninja 2 Chamsaft pada setiap silindernya.

Apa itu katup/ valve/klep?

Jawab : Yang penandaan no. 2 pada gambar-gambar diatas. Pasa sistem SOHC karena chamshaft hanya 1 maka maksimal valvenya 2 saja, jika pake sistem DOHC maka jumlah valve tiap silinder bisa 4, jadi ninja yang punya 2 silinder punya valve/katup/klep 8 buah. Wow,…

Apa itu isi silinder atau cc motor?

Jawab : Ya intinya volume bagian dalam dari penandaan B pada gambar2 diatas. Cara menghitungnya sebagai berikut :

Sebagaimana kita ketahui bahwa isi silinder (ruang bakar mesin berbentuk tabung) merupakan isi dari tabung dengan diameter alas (no.2), diameter = d (jari-jari atau r =1/2 d) dan tinggi = s adalah panjang langkah torak dari TMA (saat no. 3 naik keatas full) ke TMB (saat no. 3 turun ke bawah mentokl) dengan demikian isi silinder dapat dihitung lewat rumus: isi = 22/7×r×r×s atau isi = 3,14×r×r×s

Contoh:
Honda CB-100 mempunyai diameter silinder 50,5 mm (5,05 cm) sedangkan toraknya bergerak dari TMA ke TMB sepanjang 49,5 mm (s = 49,5 mm = 4,95 cm)

jadi isi silinder = 3,14 × 1/2 × 5,05 × 1/2 × 5,05 × 4, 95 = 99,19 cc jika dibulatkan menjadi 100 cc. Jadi motor tersebut 100cc.

hehehe, semakin besar cc dengan jerohan dan sistem yang sama akan menghasilkan tenaga yang lebih besar. Wealah, cc supra X babe setengah dari si Ninja.

Apa itu diameter x Langkah?

Jawab : Diameter yang dimaksud adalah diameter piston yaitu penandaan no.3 pada gambar diatas. Atau kalau dibengkel biasa disebut bore atau seher, sedangkan langkah atau stroke adalah panjang saat piston bergerak naik turun pada tabung silinder.

Hasil dari pembagian Bore di bagi Stroke bila di bawah angka 1 memiliki nama Over Stroke/Under Square. Bila di atas angka 1 bernama Over Bore/Over Square. Bila tepat pada angkat 1 bernama Square.

Over Stroke/Under Square/ Long Stroke

Jenis motor ini berarti memiliki langkah piston yang lebih panjang ketimbang lebar piston. Karakteristik mesin seperti ini memiliki tenaga dan torsi pada RPM rendah hingga menengah. Motor jenis ini sangat cocok untuk motor harian. Tetapi kelemahan dari jenis motor ini adalah minimnya tenaga dan torsi pada RPM tinggi, sehingga tidak menghasilkan tenaga yang signifikan tetapi menghasilkan getaran dan suara mesin yang tinggi.

Over Bore/Over Square

Jenis motor ini memiliki lebar piston yang lebih besar ketimbang langkah piston. Karakteristik mesin ini memiliki tenaga dan torsi pada RPM menengah hingga tinggi, biasanya di aplikasikan pada motor-motor sport. (Si Ninja ikut ini😀 )

Square

Jenis motor ini memiliki diameter & langkah piston sama sehingga tenaga dan torsi yang lebih merata mulai dari RPM rendah, menengah, hingga tinggi. Jenis motor ini banyak digunakan pada motor sehari-hari dan hampir seluruh motor bermesin ini dapat melahap segala medan baik dari perkotaan maupun luar kota (Supra X Babe guwe yang ini kayaknya, hehe hasil bagi hampir satu)😀

Apa itu perbandingan kompresi?

Jawab : Maksudnya, saat no.3/piston/seher  bergerak naik sebenarnya masih menyisakan ruang tertentu sebagai ruang terjadi percikan api sehingga terjadi tekanan (ini termasuk dalam pembahasan “bagaimana motor bisa bergerak-next artikel insyaAlloh). Nah perbandingan volume silibder dibanding volum sisi saat piston naik inilah yang dimaksud perbandingan kompresi. Jika angkanya lebih dari sepuluh atau semakin besar perbandingannya, tenaga yang dihasilkan semakin besar. Hehehe, sekarang guwe tau kenapa si ninja susah dikejar, perbandingan kompresinya diatas sepuluh, sedang Supra X babe di bawah sepuluh. Hehehe.

To Be continued–

2 comments on “Gara-gara All New 2013 Ninja 250R FI Menghilang di Cililitan (Part 2)

  1. Ely Meyer
    November 3, 2012

    soal beginian pasti suamiku suka🙂

    • 9ethuk
      November 3, 2012

      Masih belajar mbak, malu ah kalau yang mbaca dah jago jago,…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: