9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Suka Demo, Namanya Juga Anak Muda

Foto Bapak Ibuk lagi nonton TV di STMJ Magetan🙂

Bismillah.

Keinginan menulis ini gara-gara teringat kejadian dulu pas kuliah yang ‘suka’ ikut demo turun ke jalan. Ya meskipun gak sering-ering amat seh, sekedar pernah ikut aja. Pas turun ke jalan, kadang jadi perserta pasif, kadang jadi orator, sekali jadi korlap. Untungnya dari sekian demo turun ke jalan belum pernah ada yang bentrok dengan pakpol🙂 , dan tidak ada sekalipun yang demo titipan aka ada duit ada aksi ke jalan. Boleh dibilang, semuanya murni dari bentuk aktualisasi darah muda😀

Nah, kejadian yang gak akan terlupa adalah ketika aku orasi di salah satu demo yang aku ikuti (lupa aku, topik demonya apa waktu itu, entah pas ikut organisasi intra atau ekstra kampus), pake sendal jepit, jaket hitam, bawa speaker, tas ransel seperti biasa. Masuk agak ke tengah jalan, mengepalkan tangan memulai orasi. Membakar semangat temen-temen yang ikut demo. Selesai demo, istirahat dulu, leyeh-leyeh di masjid terdekat.

Esok paginya, Ibuk telpon. Katanya tadi malam Ibuk ngeliat aku di TV lagi demo. walhasil dari kuliah subuh, wahahahaha. Dan jawabanku sama, “Ngiih Buk,.. Nggih Buk,..”😀 ,

Sampai sekarang, meskipun sudah jarang ikut demo ke jalan (hampir tidak pernah) Bapak sama ibuk masing sering nyindir masalah itu, Xixixi jadi malu.

Sebenarnya sah-sah saja menurutku turun ke jalan, asal bukan demo titipan dan tidak perlu sampai anarkis. Karena memang, secara jujur boleh aku bilang banyak demo titipan saat ini, hanya dengan uang 100rb per orang, transportasi gratis, makan siang dijamin, turun deh ke jalan ikut-ikutan tanpa tau apa tujuan demo tsb. Ah, yang ini guwe kagak suka sama sekali.

Atau demo yang tujuan pokonya ‘membuat’ endingnya adalah bentrok. Kenapa dibikin bentrok dengan aparat? supaya jurnalis yang meliput senang dan bisa masuk media cetak maupun media elektronik. Kalau sudah masuk khan jadi terkenal, kalau sudah terkenal? Silahkan dilanjut sendiri bagaimananya. Padahal, masih banyak cara supaya aksi kita di jalan bisa diliput oleh media.

Bagi guwe, jika semua jalan damai untuk menyalurkan aspirasi sudah tertutup dan tertolak, maka demo menjadi alternatif terakhir untuk menyuarakan aspirasi, sekedar memberi pendapat berbeda dari suatu kebijakan yang diambil. Sehingga setiap orang memiliki pandangan yang objective dan dari sudut pandang yang luas terhadap segala permasalahan yang terjadi.

Ada yang punya pengalaman terkait demo turun ke jalan sobat?

19 comments on “Suka Demo, Namanya Juga Anak Muda

  1. Ely Meyer
    November 9, 2012

    wow .. demonya bisa sampai masuk TV ya😛

    aku malah baru tahu lho ada demo titipan yg dibayar 100 ribu rupiah ck ckc ck .. bahkan demopun bisa dibeli di sana

    • 9ethuk
      November 9, 2012

      Weehh masak sich mbak baru tau, apa sich yang gak mungkin dibeli di indo itu. Banyak kisah nyata baik di media maupun dari telinga ke telinga. Hehe. bentar Mbak, emang Mbak Ely di German dari kecil ya mbak? Kok kaget banget gitu reaksinya?

      • Ely Meyer
        November 9, 2012

        nggak kok, sejak habis nikah saja terus ikut suami ke sini, tapi sungguh lho aku baru ngerti kalau demo itu bsia dibeli *ketinggalan info ya *

      • 9ethuk
        November 9, 2012

        hehehehe, bukan ketinggalan info mbak, ini mah masalah pergaulan dan aktivitas yang bersinggungan dengan yang pernah kita lakukan saja🙂

      • danirachmat
        November 10, 2012

        sedih tapi Mas. HAnya demi beberapa rupiah idealisme dibeli. Maap ya MAs…

      • 9ethuk
        November 11, 2012

        Hehmm, rumit juga sich mas masalahnya, ya mungkin buat kita masih bisa jaga, tapai buat para tukang ojek, pengangguran, tau masyarakat yang sangat butuh sangat bisa jadi angka tsb menjadi sesuatu, idealisme bukanlah harga mati

      • danirachmat
        November 11, 2012

        Hooo. bener juga sih. Seratus rebu bisa menggantikan hasil kerja seharian ya.. *rumit*

  2. Ely Meyer
    November 9, 2012

    aku belum pernah sih demo ke jalan begitu, cuma dulu pas SMA demo menentang guru bhs Inggris😀

    • 9ethuk
      November 9, 2012

      kalau aku dulu demo ke sekolah, boikot tidak masuk sekolah, gara-gara spp SMA dinaikkan. Gak mau diajar Guru sekolah. hehehe. Akhirnya berakhir damai😀

  3. Wong Cilik
    November 9, 2012

    saya belum pernah ikut demo yang turun ke jalan mas …

    • 9ethuk
      November 9, 2012

      Silakan mencoba mas, sesuatu banget rasanya. Pesan saya, awas ketagihan😀

  4. ririsnovie
    November 9, 2012

    Saya pernah beberapa kali ikut turun ke jalan, tapi seringnya aksi damai bareng temen2 BEM kampus yang bareng-bareng sama kampus sebelah waktu itu..

    • 9ethuk
      November 9, 2012

      kampus sebelah?🙂

      • ririsnovie
        November 9, 2012

        hahaha..maksudnya universitas negeri yg paling deket sama kampusku dulu

      • 9ethuk
        November 9, 2012

        Unair maksudnya?😀

      • ririsnovie
        November 9, 2012

        inggih mas

      • 9ethuk
        November 9, 2012

        kampusku lak an😀

      • ririsnovie
        November 9, 2012

        loh, iyo tohh? wew..aku ikut sekitar tahun 2007-2008..

      • 9ethuk
        November 9, 2012

        heeh, tapai kayak e selisih generasi, aku luweh tuo setahun angkatanku. Tahun sakmono aku wes ‘pensiun’ soko anak jalanan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 9, 2012 by in [Catatan Harian] and tagged , , , , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: