9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Pohon Berjalan Mundur [Inspirasi]

Bismillah,

Bermula saat membaca posting temen di blognya tentang kereta, guwe jadi teringat juga cerita yang mirip. Aku lupa pernah baca diaman cerita ini kalau gak di FB mungkin di blog atau di situs tertentu. Dan entah cerita ini nyata atau hanya fiksi, tapi secara konten bagus untuk dijadikan inspirasi.

Dalam sebuah kereta, ada Bapak setengah baya dengan anak lelakinya yang berumur sekitar 20an tahun duduk berjajar. Sang anak duduk di dekat jendela. Di belakang mereka, duduk sepasang muda mudi. Sepanjang perjalanan, anak si bapak yang berumur 20an tahun yang duduk di dekat jendela selalu berujar pernyataan yang aneh aneh saat ia memandang keluar jendela melihat pemandangan yang ada. Sesaat ia berkata pada bapaknya, “Bapak-bapak, liat ada mobil berjalan ke belakang, hahaha lucu pak”, “Iya..” Kata bapaknya mengiyakan. Belum berselang lama, si anak berujar lagi, “Pak-pak, awannya juga berjalan kebelakang”. “Mana-mana? kata bapaknya. Ooo iya, bagus banget ya” Sahut sang bapak, seperti mengiyakan seorang anak kecil. Pasangan muda mudi yang duduk di belakang mereka merasa tertanggu, batin mereka, ini anak sakit jiwa ta? kok nyelotehnya aneh aneh.

Selang beberapa saat kemudian, saat kereta melewati hutan. Si anak kembali heboh terkaget-kaget sambil bilang, “Bapak-bapak liat, pohon-pohonnya berlarian kebelakang” sambil berekspresi senang bukan kepalang, seakan baru pertama kali naik kereta. Akhirnya, kesabaran pasangan muda mudi yang duduk di belakang mereka hilang, si pemuda berujar pada bapak si anak yang dari tadi berceloteh gak karuan, “Pak, tolong anaknya donk, supaya gak berisik, atau kalau perlu di bawa ke rumah sakit supaya sembuh” kata pemuda. “Iya mas, maaf. Ini kami juga dari Rumah sakit, hari ini hari pertama anak saya bisa melihat, sejak kecil dia buta mas, setelah operasi mata akhirnya di bisa melihat dunia untuk pertama kalinya.” Tutur sang bapak pada pemuda tadi.

Setiap orang punya alasan sendiri terhadap tindakan yang dia lakukan, jika kita tidak berani bertanya kenapa, maka lebih baik tidak berprasangka.

24 comments on “Pohon Berjalan Mundur [Inspirasi]

  1. Sigoese
    November 18, 2012

    haha.. aku pengen ngguyu sambil misuhi si pemuda sombong itu.. D

    • 9ethuk
      November 18, 2012

      Leh kok ngguyu mas? aku lo sedih sedih ngono mocone.

      • Sigoese
        November 18, 2012

        wah, kita melihat dari perspektif yang berbeda… atau aku sik kurang iso mendalami ceritane ya.. tapi yang jelas aku melihat kebahagiaan si bapak dan anak, dan si bapak begitu sabar mengiyakan anak laki-lakinya berkomentar tentang apapun yang dia anggap berjalan mundur. tapi, by the time aku yakin akan ada penjelasan kenapa ini mundur dan sebagainya…
        intinya bagiku ini adalah kebahagiaan yang dibumbui dengan ketololan dan kesombongkan si cowok tadi…
        wah, komenku iso luwih dowo dibanding post sampeyan iki ngko…:D

      • 9ethuk
        November 18, 2012

        Wahahahaha,…. Oooo ngono ta mas, ya ya ya

      • Sigoese
        November 18, 2012

        iya, tapi ada typo dikit tuh.. diaman! haha… ayo dibenerin..
        btw, foto neng ndi kuwi Mas? apik..

  2. Sigoese
    November 18, 2012

    Pertmax ngelike dan comment, sesuatu..🙂

    • 9ethuk
      November 18, 2012

      Xixixixi, ya gak bisa disamaain mas, rumah ente khan yang ngelike pasti lebih dari 20 makanya dapet pertama ngelike sesuatu buat ku🙂

    • 9ethuk
      November 18, 2012

      Green Canyon-nya Indonesia. Pas body rafting di sekitar pantai, ehmmmm lupa namanya ehmm parahiangan? ehmm arah kuningan masih terus. Arghh apa ya namanya

      • Sigoese
        November 18, 2012

        ciamis?

      • 9ethuk
        November 18, 2012

        Tadi pas mandi keingetan, pangandaran mas. Sekitar pantai pangandaran, foto2 lengkapnya di postingan sebelumnya
        https://9ethuk.wordpress.com/2010/05/16/9-10-jan-2010/

      • Sigoese
        November 18, 2012

        pangandaran itu di ciamis om…
        hadeh.. )

      • 9ethuk
        November 18, 2012

        Hehe…

      • ririsnovie
        November 18, 2012

        Namanya green canyon, ada juga yg bilang namanya cukang taneuh, aku juga pernah body rafting di situ

      • 9ethuk
        November 19, 2012

        Pernah juha Ris? Kureen khan tempatnya? Pengen lagi aku, tapi rodo ribet nek wes nduwe buntut ngene iki🙂

      • ririsnovie
        November 21, 2012

        yoai mas, kesana akhir tahun 2010 bareng temen2 angkatan..sekalian nunggu anaknya aja mas, nyemplung sekeluarga..

      • 9ethuk
        November 21, 2012

        Sipppzzz!!

  3. Ely Meyer
    November 18, 2012

    ada byk hikmah ya yg bisa dipetik dr cerita di atas🙂

    • 9ethuk
      November 18, 2012

      Ini aku tulis ulang karena aku merasa sangat tertonjok saat membacanya pertama kali🙂

  4. Wong Cilik
    November 18, 2012

    ceritanya dalam mas …

  5. ririsnovie
    November 18, 2012

    Sedih bacanya, banyak orang terlalu cepat menjudge orang lain karena hanya melihat satu hal yg dilakukan, padahal kita tidak 24 jam tahu apa yg dia lakukan..

    • 9ethuk
      November 19, 2012

      Betulllllllllllll…………..

  6. 'Ne
    November 19, 2012

    Wuih kereen ceritanya.. pesan moralnya lho.

    • 9ethuk
      November 19, 2012

      Sekedar menulis ulang juga ini mah, biar gak lupa aja ‘Ne

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 18, 2012 by in [Opini] [Reportase] [Analogi] and tagged , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: