9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Menghormati Yang Telat

Pinjem Hasil Jepretan Temen Kerja saat Maen-maen ke Jogja

Bismillah.

Hari ini, entah sudah yang keberapa kalinya meeting mengundang para Manager-manager untuk membahas suatu hal. Dan sebanyak meeting itu pula saat kroco-kroco kayak guwe yang ngundang maka ada delay hampir setengah jam dari jadwal seharusnya meeting baru bisa dimulai. Alasannya sepele, menunggu para bos-bos datang baru meeting bisa dimulai. Meeting baru dimulai saat peserta meeting datang semua atau paling tidak ada yang mewakili. Artinya, jika meeting dimulai menunggu yang telat berarti kita menghormati yang telat dari pada yang datang duluan.

Yang datang tepat waktu harus menghormati yang terlambat. Aneh rasanya, tapi itulah kenyataanya, dan dari pengalaman beberapa tahun ini, kok hampir sama saja disemua institusi ya? lebih menghormati yang terlambat dari yang datang tepat waktu. Dulu pas masih mahasiswa juga sering rapat, dan istilah menghormati yang telat ini sempat bergulir. Maka kalau ada rapat kemahasiswaan kita berusaha tepat waktu sesuai jadwal yang disepakati. Lumayan berhasil, meskipun masih banyak gagalnya :D , gagalnya bukan apa-apa, sebenarnya bisa juga langsung dimulai lha tapi yang dateng baru guwe doank masak meeting dimulai? dikira telat minum obat ntar #gubrak

Mendobrak kebiaasaan seperti ini sangat sulit jika dimulai dengan metode down to up, harus dibalik menjadi up to down. Jadi perlu contoh dan keteladanan dari atas, maka baru bisa berjalan dengan baik. Masih inget, Plant Manager pabrik sebelumnya paling terkenal tepat waktu dan gak mau tau alasan apapun, jika sudah disepakati jam sekian ya jam sekian dimulai. Sampek managerku lari kebirit-birit takut telat. Wow, kerenkan kalau yang memulai adalah dari pucuk pimpinan? Ya meskipun kalau yang ngadain meeting bawahannya masih sering telat-telat juga, tapi tetep kudu dibiasakan, sebab semua berawal dari kebiaasaan.

Hehmm, kalau ngomongin masalah tepat waktu jadi teringat Ibuk mertua, orangnya sangat-sangat menghargai jadwal undangan. Dan paling tidak bosan mengoprak-oprak supaya tidak datang terlambat, hehehe. Kalau guwe seh agak mbalelo, belum bener-bener bisa praktek datang tepat waktu pas meeting, terutama di pabrik yang sekarang karena ya gitu, pas awal-awal dulu datang tepat waktu ehh yang datang belum ada atau baru segelintir orang dan harus menunggu yang telat. Akhirnya lama-kelamaan datangnya kalau dah di panggi pake loudspeaker. hahaha

Siapapun orangnya, menunggu adalah hal paling membosankan jika tenguk-tenguk gak ada aktivitas. Apalagi melihat si pembawa acara yang mengolor-olor waktu nunggu key person datang meskipun telat, capedeh.

Penasaran, apakah di tempat sobat sekalian masih membudaya kebiasaan menghormati yang telat?

36 comments on “Menghormati Yang Telat

  1. Sigoese
    November 27, 2012

    mas, aku udah telat dua minggu…😦

    • 9ethuk
      November 27, 2012

      Minum kiranti Mas😀

    • Rawins
      November 27, 2012

      tunggu sampe 3 bulan ya…

      • 9ethuk
        November 27, 2012

        1,5 bulan udah bisa cek testpack mas,..

      • Sigoese
        November 27, 2012

        😀

  2. izzawa
    November 27, 2012

    menghormati yg telat?? klo dihormati mereka bsok2 telat terus donk ..
    kalo di tempat saya mas, tergantung yg telat siapa,,,klo org yg telat itu cukup berpengaruh ya mau g mau….
    tapi kalo yg telat anggota biasa aja…kyknya gak musti ditunggu…

    • 9ethuk
      November 27, 2012

      sama, gitu juga ditempatku. waktu bukan landasan lg, jd undangan jadwal jam sekian tidak berarti😦

  3. Ely Meyer
    November 27, 2012

    di sini ndak ada yg begitu bakalan malu sekali, dalam hal apapun, sellau on time, bahkan malah sebleum waktunya ornag orang sdh pada dtg, aku jadi ikut ikut kebiasaan org sini, sgt on time, bahkan kalau kami mau bepergian ke manapun naik kereta atau pesawat itu, aku dan suami sdh biasa ada di tempatnya satu jam atau lebih sebelum jadwal yang sesungguhnya, lagi lagi soal kebiasaan ya, nggak mudah memang membiasakan sesuatu yg belum biasa, juga menghilangkan satu kebiasaan yg selama ini sdh ada, sulit booo

    • 9ethuk
      November 27, 2012

      wuichhhhhhhh keren,… mirip cerita temenku yg lg kuliah di jepang.. salut ama mereka. kita msh harus belajar bnyk dr mereka….

    • ~Ra
      November 27, 2012

      Mbak Ell kapan-kapan cerita ya.. kok bisa sampai netap disana… Siapa tahu bisa ikut jejaknya..

      • ahmad fauzi
        November 27, 2012

        MBA ra, emang mba ely dah betah apa ya MBA?

      • ~Ra
        November 28, 2012

        Udah dong. Cuman kadang kangen aja pulang kampung. Ya kan mBak?😀

      • 9ethuk
        November 27, 2012

        Hati-hati mbak el kalau jalan, ada yang mbuntuti jejank kami mbak el dari belakang. Kalau bisa jangan sampai ada jejak kaki😀

      • ~Ra
        November 28, 2012

        Ciaat!!!

        Dhesig!

      • 9ethuk
        November 28, 2012

        Aku do’akan semoga terwujud cita-citamu nduk, Mengejar mimpi keluar negeri,

        Hingga suatu saat kau kembali,
        Ceritakan pada kami,
        Seperti apa orang luar negeri,
        Bagaimana makanan disana,
        Apa hal berharga bagi mereka,
        Ceritakan semua,
        Akan aku dengarkan hingga ribuan malam.
        Pengantar tidur siang dan tidur malam.
        😀

        *kurang baik apa aku?

      • ~Ra
        November 28, 2012

        (Jadi nangis…)

        (Peluk…)

      • 9ethuk
        November 28, 2012

        Ogah. Bukan muhrim, dan Lu belum mandi, bau!

      • ~Ra
        November 28, 2012

        😆

      • ahmad fauzi
        November 28, 2012

        hahahahaha……..
        sesama orang belum mandi dilarang menyalip… :p

        **kabur**

  4. ahmad fauzi
    November 27, 2012

    Alhamdulillah masih tepat waktu…

    kalau ada yang telat mesti ngabari dulu via sms/telp..

    kalau ybs telat dan ditinggal saja untuk rapat,,,

    • 9ethuk
      November 27, 2012

      Joss mas… ternyata masih ada yang tidak menerapkan budaya menghormati yang datang tepat waktu..

  5. Setokdel
    November 28, 2012

    mengharagai yang telat, menghargai berbalut ngerasani barangkali mas😀

    • 9ethuk
      November 28, 2012

      bahasa inggrisnya grundel, hahahaha guwe banget tuh. Ngrundel…

  6. genthuk
    November 28, 2012

    Alhamdulillah An, tempatku lebih egaliter, jadi ketika jamnya sudah menunjukkan waktu yang ditentukan. dengan syarat minimal 3 orang. maka jalanlah itu pertemuan…..

    • 9ethuk
      November 28, 2012

      Pertanyaannya, pakah masih delay untuk menunggu 3 orang datang mas?

  7. ainulharits
    November 28, 2012

    Ternyata sama juga ya, seperti di tempat saya… tapi kalo di tempat saya bila acaranya jam 9, undangannya jam 8, jadi pas jam 9 sudah datang semua…

    • 9ethuk
      November 28, 2012

      Wahahahaha, 11-12 itu mah Pak, seperti kita punya jam dirumah, kita cepeting 10 menit dan semua orang rumah tau kalau dicepetin 10 menit🙂

      • ainulharits
        November 28, 2012

        Iya… semua jadi tahu… tapi ada kejadian lucu inhouse training undangannya jam 9, tapi karena kebiasaan pada datang jam 10an… tak tahunya pembicaranya disiplin… datang-datang acaranya tinggal buntutnya saja…

      • 9ethuk
        November 28, 2012

        Hahahahaha,…. itu baru lucu. Jam rumah kita tidak berlaku untuk tamu😀

  8. yisha
    November 28, 2012

    yisha telat ngomen ya………….??????hiks!

    • 9ethuk
      November 28, 2012

      yishaaaaaaa….

      enggak kok, gak ada terlambat. Hanya sedikit telat, sesuai temanya😀
      *bercanda

  9. Wong Cilik
    November 28, 2012

    waduh mas, saya jadi ingat, kalau janjian sama orang luar mesti on time, giliran janjian sama temen yang senusa sebangsa, kalau datang ontime malah nggak ada orang, mau dimana aja kok ya sama aja …

    • 9ethuk
      November 29, 2012

      Hahahahaha, kalau di situ berarti ontime ya? Hehmm berarti ‘budaya’ gak ontime hanya ada di indonesia kali ya?

      • Wong Cilik
        November 29, 2012

        iya mas, orang sini on time …

  10. aqomadin
    November 29, 2012

    wah telat neh….. gpp dah dari pada kaga haha….
    telat punya gaya, telat punya cerita, klo nggak begitu kyknya nggak seruuuu…. hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 27, 2012 by in [Catatan Harian], [Curhat] and tagged , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: