9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Rumah (Part 8)

Calon rumah kami update per 30 Dec 2012

Calon rumah kami update per 30 Dec 2012

Bismillah.

Ketika usaha sudah sampai pada puncak putus asa, disanalah jalan keluar sudah dekat. Quote inilah yang ingin saya sampaikan di awal posting ini.

Posting sebelumnya.

Setelah BNI Syariah menetapkan memberi full platform pengajuan KPR kami. Maka tahap selanjutnya adalah segera melakukan Akad Jual Belinya. Permasalahnnya adalah waktu akad hanya 2 minggu setelah keluar SKP dari BNI Syariah, sedangkan kami terkendala masalah dana. Uang kas benar tinggal 5 juta saat itu, sedangkan proses akad butuh dana 15 juta termasuk biaya notaris, BPHTP, Asuransi, dan biaya-biaya administrasi lainnya.

Ada beberapa pilihan alternatif sebenarnya. Pertama, yang paling simple adalah pinjam Bapak, entah bapak Magetan atau Bapak Surabaya. Pasti akan bantu, karena sudah ditawari sebelumnya.

Kedua, Pinjam koperasi di pabrik tempat aku kerja. Nah ini cara yang paling elegan, hahahaha. Dan paling cocok menurutku. Ketiga, sebenarnya bisa pinjam KTA, tapi aku gak cocok dan gak mau. Sama aja aku diribai kalau pinjam dengan sistem KTA (kredit tanpa anggunan), padahal banyak yang menawari.

Pilihannya sudah jelas, akan pinjam koperasi tempat aku kerja. Segera aku lengkapi semua persyaratan dan administrasi. Ekspetasiku sangat besar saat itu, sebab sebelum pinjam koperasi aku sudah tanya bapak-bapak dan ibu-ibu karyawan yang sudah pernah pinjam. Kata mereka, bisa dipinjami sampai 20 juta. Mbookokkk. Mataku hijau seketika. hahaha lebay.

Langsung saja aku ajukan sebesar 30 juta, sekalian melunasi DP dan biaya tambahan-tambahan lain jika diperlukan pikirku. Semoga tembus.

Keputusan keluar, yang di acc hanya 7 juta saja dari total 30 juta yang aku ajukan. Alasannya, tabunganku di koperasi sedikit.

Aku kecewa, bingung, dan hampir putus asa, padahal hari-H akad kredir tinggal hitungan hari saja. Mau nyari dimana uang sebesar 10 juta? Beberapa hari galau tingkat tinggi, memutar otak, melihat sekeliling. Ada sepeda motor, eh itu motor pinjeman bapak magetan. Ada perhiasan istri, tapi masak harus dijual. Ngeliat laptop, sempet berfikir untuk menjualnya, tapi laku berapa? paling gak nyampek 3 juta. Atau harus ambil KTA yang masih sistem riba? Bingung,……

DP belum lunas, uang untuk akad jual beli belum cukup, mau pinjam bapak malu. Sebentar lagi istri akan melahirkan, dan tentunya juga butuh biaya yang tidak sedikit. Kontrkan akhir bulan itu juga mau habis dan harus diperpanjang jika ingin tetap tinggal di jakarta. Duh Gusti, apa rumah ini belum rejeki kami?

Di tengah kegalauan dan rasa putus asa yang hampir mencapai titik pasrah itu, pihak marketing perumahan menelponku. Baru kali ini aku merasa tidak berdaya, pasrah dan ngomong apa adanya ke Mas Uden kalau kami belum siap melakukan akad jual beli karena belum punya uang.

Calon rumah kami update per 30 Dec 2012

“Bapak punya uang berapa?” tanya mas uden. “Hanya 5 juta mas, masih kurang 10 juta lagi” jawabku lemes.

“Oke Pak, nanti saya tanya ke kantor, apakah bisa meminjami bapak 10 juta yang akan dibebankan ke DP” jawab Mas Uden memberi sedikit cahaya di kegelapan rasa putus asaku.

Malam hari sebelum besoknya Akad jual beli, Mas Uden memberi konfirmasi bahwa kantor perumahan bisa meminjami kami 10 juta.

Alhamdulillahirabbil’alamin….. sujud syukur sedalam dalamnya aku panjatkan pada Rabb pengatur segala urusan manusia.

Semakin menguatkanku, bahwa kalau udah rejeki gak akan lari kemana dan gak akan ketuker ama rejeki orang lain. Semakin meyakinkanku bahwa di puncak usaha yang sudah mencapai titik rasa putus asa, disana jalan keluar itu dekat, sangat dekat, tinggal kita mau bersabar pada keyakinan kita atau tidak.

Manjada wajada!

Disetiap kesusahan, selalu menyertai disampingnya kemudahan, dan pasti Disetiap kesusahan, selalu menyertai disampingnya kemudahan.

…………………………………..

Alhamdulillah, prosesi akah murabahah berjalan dengan lancar dan tanpa halangan. Semua persis sesuai yang telah direncakan Alloh swt, tidak bergeser satu centimeterpun.

(to be continued)

23 comments on “Rumah (Part 8)

  1. ~Ra
    January 11, 2013

    Aku jadi terinspirasi nih.

    Mau nyari yang udah punya rumah aja deh.. Jadinya nggak perlu repot-repot begini..
    πŸ˜†

    • 9ethuk
      January 12, 2013

      Pancen nek urusan ngene iki kowe pancen paling cerdas Ndut.
      Salut aku.

      • ~Ra
        January 13, 2013

        Saking cerdase dadi ora payu..
        πŸ˜†

        Do wedi kabeh..

      • 9ethuk
        January 13, 2013

        Jangan pernah bilang Ora!

      • ~Ra
        January 14, 2013

        Diralat wis, Urung.
        πŸ˜€

      • 9ethuk
        January 14, 2013

        Nah gitu lebih cakep.

  2. danirachmat
    January 11, 2013

    Mantabh Mas. Selamat ya buat rumah barunya..πŸ™‚

    • 9ethuk
      January 12, 2013

      Makasih Mas, doakan bisa segera serah terima. Lagi alot-alotnya neh.

      • danirachmat
        January 13, 2013

        Amiiiiiinn. Semoga lancar urusan Mas..

      • 9ethuk
        January 13, 2013

        Ammin. Makasih ya Mas…

  3. Ely Meyer
    January 11, 2013

    Selamat ya mas

  4. Rawins
    January 11, 2013

    wah asik tuh om
    eh kalo ada informasi KTA tolong aku dikasih tau ya…
    *kredit tanpa angsuran…

    • 9ethuk
      January 12, 2013

      Bisa Mas, nunggu warisan, hahahahaha

  5. rangtalu
    January 12, 2013

    subhanallah…
    alhambulillah akhirnya ga dibangun dengan uang riba..

    • 9ethuk
      January 12, 2013

      Hehehehehe,….
      Semoga Mas, meskipun juga belum tentu murni 100% tanpa riba.

  6. katacamar
    January 12, 2013

    mantabs…. rumahnya cantik..gagah…

  7. Erit07
    January 12, 2013

    Susah ya nyari rmh!

    • 9ethuk
      January 12, 2013

      Kalau nyari emang susah, tapai kalau beli banyak yang nawarinπŸ™‚

  8. Wong Cilik
    January 12, 2013

    wah, salut mas … ikut belajar dari pengalamannya mas …
    Perjuangan yg membuahkan hasil manis …

  9. uWie
    January 13, 2013

    wahh keren mas…man jadda wa jadda..smoga lancar selalu yaπŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 11, 2013 by in [Perjalanan Hidup] and tagged , , , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: