9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Malaikat – Malaikat Baru

desktop wallpaper pic 1024X768

Bismillah.

Dulu, pas aku masih SMP-SMA. Guru agama di sekolah mengajarkan tatacara sholat khusuk, bahkan sampai ada ujian sholat berjamaah dan ujian baca Al-Qur’an. (Jadi inget film hafalan sholat Delisa).

 

“Sholatlah seakan-akan kita melihat Alloh” Kata Pak Guru.

“Khan kita gak bisa ngeliat Alloh Pak Guru” kata kita-kita.

“Kalau begitu, mari kita sholat, seakan-akan Alloh melihat kita” kata Pak Guru.

………………………..

 

Begitu agak gedean, dapet lagi materi tentang Malaikat, bahwa setiap yang kita lakukan, ada malaikat Rakib dan Atit yang mencatat setiap amal yang kita lakukan. Merekam setiap detik yang kita perbuat. Perbuatan baik dicatat oleh malaikat Rakib, setiap perbuatan dosa dan tercela dicatat oleh malaikat Atit.

…………………………

 

Lebih gedean lagi dapet tambahan pencerahan, bahwa Alloh itu tidak tidur, dan mengetahui apa yang tampak secara fisik dan yang tersembunyi di dalam hati. Jadi, luar dalamnya kita, Alloh tau. Tidak ada tempat untuk menyembunyikan setiap perilaku fisik maupun hati.

……………………………

 

Agak dewasa dapet cerita guru ngaji yang sampai sekarang masih terngiang, di suatu pesantren, ada salah satu murid yang sangat disayangi oleh gurunya. Saking sayangnya, hingga timbul desas desus bahwa guru tidak adil. Akhirnya desas desus itu sampai juga ke wali murid, sehingga wali murid melakukan protes ke pesantren.

Akibat somasi dari walimurid, maka pimpinan pesantren memanggil si guru tersebut dan meminta penjelasan. Akhirnya, si guru yang disangka tidak adil berniat menjelaskan ke wali murid. Karena takut salah paham dan susah diterima penjelasannya oleh wali murid, maka si Guru tadi menjelaskannya dengan membuat sayembara.

Yaitu, semua murid diberi 1 ekor ayam jantan. Kemudian si Guru tadi memerintahkan kepada semua muridnya untuk menyembelih ayam jantan tadi di tempat yang tidak diketahui oleh siapapun. Yang berhasil menyembelih dengan cepat, maka ialah pemenangnya.

Semua murid bersemangat berlomba menyembelih ayam jantan tadi. Ada yang lari ke puncak gunung untuk bersembunyi lalu menyembelih ayam tadi, ada yang bersembunyi di dalam gua, diatas pohon, di balik semak-semak, dan di segala tempat yang tidak diketahui oleh siapapun.

Selah beberapa jam, semua murid kembali ke gurunya dengan ayam hasil sembelihannya. Kecuali satu murid yang datang sangat terlambat dengan ayam masih hidup. Dialah murid kesanyangan si guru tadi.

“Kenapa ayammu masih hidup?” Tanya sang guru.

“Saya sudah berusaha bersembunyi di segala tempat untuk bersembunyi guna menyembelih ayam ini guru, tapi dimanapun saya bersembunyi ada Alloh yang Maha Melihat ada malaikat yang mengetahui dan mencatat setiap apa yang saya lakukan” terang sang murid.

……………………………

 

Akhir akhir ini, dari melihat Tipi, muncul malaikat-malaikat baru.

 

Ada yang namanya “polisi’, ada yang namanya ‘KPK’, ada yang namanya ‘jaksa’, ada yang namanya ‘auditor’, ada yang namanya ‘atasan’, ada yang namanya ‘CCTV’, ada yang namanya ‘penyadapan’, dan masih banyak lagi nama malaikat ‘pencatat’ setiap yang kita lakukan selain Rakib dan Atit.

 

Kita jauh lebih takut pada ‘malaikat’ yang bernama polisi dari pada Rakib Atit saat akan melanggar Lalin. Bahkan saking takutnya, saat akan melanggar, kita melongokkan kepala dan mata ke segala penjuru, apakah ada ‘malaikat’ atau tidak. Jika ada kita tertib, jika tidak kita langgar.

 

Kita lupa, ada atau tidaknya polisi, ada Alloh yang tau setiap yang kita lakukan, termasuk yang tersembunyi di dalam hati.

 

Di tipi (opini pribadi), aku liat. Orang-orang jauh lebih takut kepada ‘malaikat’ yang namnya KPK dari pada malaikat Rakib Atit. Saking takutnya, seolah-olah semua yang KPK sangkakan, dugakan, putuskan, tangkap, adalah bencana. Saking takutnya, untuk melakukan korupsi, harus melihat dulu, apakah ada potensi KPK akan mengintervensi atau tidak.

 

Kita lupa, ada atau tidaknya KPK, ada Alloh yang tau setiap yang kita lakukan, termasuk yang tersembunyi di dalam hati.

 

Di hampir setiap instansi, jika sudah bertemu dengan malaikat yang bernama ‘auditor’. Kita berubah menjadi manusia paling sempurna di jagad raya. Akan kita tunjukkan bahwa kita tanpa cela, no finding. Pun jika harus berbohong supaya tidak ada temuan di audit, bisa jadi menjadi jalan keluar dan senjata mutakhir.

 

Kita lupa, ada atau tidaknya auditor, ada Alloh yang tau setiap yang kita lakukan, termasuk yang tersembunyi di dalam hati.

 

Di setiap sudut ruang kerja, ada ‘malaikat’ yang namanya CCTV. Merekan setiap detail yang kita lakukan. Maka di hadapan ‘malaikat’ CCTV ini, kita adalah manusia paling mematuhi tata tertib, teladan, sempurna. Begitu beranjak dari area yang menjadi daerah kekuasaan ‘malaikat’ CCTV. Kita merasa bebas, lepas, bisa berbuat apa saja tanpa ada yang melihat dan tanpa ada bukti apa yang sudah kita lakukan.

 

Kita lupa, ada atau tidaknya CCTV, ada Alloh yang tau setiap yang kita lakukan, termasuk yang tersembunyi di dalam hati.

 

Apakah malaikat Rakib Atit harus menampakkan wujudnya baru kita tersadar bahwa memang ada yang mencatat setiap amal prilaku kita?

 

*Renungan untuk diri sendiri supaya senantiasa ingat, ada Alloh yang maha melihat, ada malaikat yang selalu mencatat, ada akherat nanti setelah kiamat.

2 comments on “Malaikat – Malaikat Baru

  1. utie89
    May 16, 2013

    joozzz!!!!

  2. genthuk
    May 17, 2013

    Namanya Raqiib dan ‘Atiid bukan Atit….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 16, 2013 by in [Uncategorized].

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: