9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Wati,

Semsol Team

Wati, begitu kalau aku boleh menyebutnya. Salah satu operator di teamku. Ybs sudah bekerja lebih dari 3 tahun di line tempat aku bertanggung jawab. Salah satu line di bagian produksi.

16 Apr 2013 yang lalu, Wati maju ke ruanganku. Menyatakan akan mengundurkan diri, dengan alasan ia sering sakit dan tidak enak dengan temen-temen yang lain karena sering tidak masuk.

Sejenak aku diam, bingung mau bilang apa, secara ia termasuk salah satu operator inti di teamku. Banyak mesin dan bidang kerja yang ia sudah terkualifikasi (sudah terbukti dan sah untuk melakukan pekerjaan tersebut).

Hal kedua yang aku bingung adalah tentang alasannya, karena ia sakit dan merasa gak enak dengan temen-temen yang lain. Aku tau yang dimaksud gak enak dengan temen-temen yang lain ini, sebab jika satu orang tidak masuk, otomatis dengan jumlah orang yang berkurang tapi harus tetep bisa menyelesaikan pekerjaan yang ada. Artinya, akan menambah beban rekan satu line/teamnya.

Setelah aku desak sakit apa, ternyata gejala typus.

Maka aku kasih alternative ke dia, silakan dalam satu bulan ini kamu tidak ikut naik shift (shift malem), supaya sembuh dan benar-benar fit. Kita akan observasi lagi setelah satu bulan, kalau kamu sehat, silakan lanjut kerja. Tapi jika memang kondisi fisik kamu tidak memungkinkan, pengunduran dirimu aku terima.

Si Wati sangat terkenal pendiam di teamku, jarang share ke temen-temen tentang masalahnya, bahkan saat ia tidak masuk yang belakangan di ketahui karena sakit juga tidak banyak yang tau. Satu lagi ciri khas Wati, dia sangat perasa sekali, sensitive, kalau ngomong pasti sambil menahan tangis. Pun begitu pula saat dia menghadap ke aku meskipun sudah ditemani salah satu permanen, di mata dan wajahnya aku liat bahwa ia sekuat tenaga menahan tangis. I don’t why.

Kembali ke alternative solusi yang aku kasih, jawabanya. Ia menolak opsi itu dan tetap ingin mengundurkan diri.

Aku bingung. Secara, ini bukan pertama kali aku menghadapi ada anak sakit gejala typus. Biasanya, jika ada yang gejala tyus, setelah tes wydalnya bagus, si anak masuk kerja lagi tapi hanya masuk di shift siang aja selama satu bulan sampai kondisinya fit dan kembali kerja seperti biasa.

Alasan selanjutnya kenapa aku bingung dengan keputusannya, sebab per akhir april atau tanggal 25 april dimana karyawan menerima gaji, tanggal 25 itu adalah gaji pertama kenaikan gaji, dimana kenaikannya lebih dari 50% dari gaji pokok! Untuk memenuhi criteria UMR 2.2 juta wilayah DKI yang ditetapkan oleh Jokowi.

Mau naik gaji kok malah resign? Padahal di luar sana bejibun banyak yang ingin bisa kerja di pabrik tempat aku kerja. Secara, jika UMR 2,2 juta, sebulan ia masuk meskipun tanpa lembur pasti dapet segitu (level operator lulusan sekolah menegah atas/ sederajat). Kalau dengan lembur taruhlah dapet 173 jam saja, maka perbulan minimal yang ia dapatkan antara 3 – 4 juta. MBook!!

Lha ini kok malah mau resign. Bingung aku jadinya untuk menganalisa pola pikir si Wati.

Akhirnya aku keluarkan jurus terakhir.

“Ya sudah, nanti malam kamu tahajud dulu, sholat, berdo’a untuk membulatkan keputusanmu. Jika kamu sudah bulat tetap ingin resign, silakan besok bawa surat resignya ke saya. Tapi jika kamu berubah pikiran, maka silakan kerja seperti biasa. Masuk shift pagi terus selama sebulan sampai kondisimu fit. Jangan lupa diskusi dengan orang tua terkait keputusanmu ini”

………………………….

 

Besoknya si Wati menyerahkan surat resign

 

……………………….

Ada banyak hal yang aku (laki-laki) tidak bisa menembus pola pikir perempuan.

Ada banyak alasan yang tidak bisa di ukur hanya dari sisi materi.

………………….

 

Beberapa minggu kemudian, aku menerima undangan nikah dari si Wati. Hehmm mungkin ini salah satu alasannya, tapi apapun itu, satu hal yang aku salut. Dia memutuskan dan menmpuh jalannya sendiri tanpa terpengaruh oleh godaan yang melunturkan keputusannya.

Semoga menjadi keluarga sakinah mawahdah wa rahmah. Barakallahu laka wa baraka ‘alaika, wajama’a bainakuma fi khair.

One comment on “Wati,

  1. ryan
    May 16, 2013

    jadi salah satu alasannya itu karena akan menikah itu ya mas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 16, 2013 by in [Catatan Harian] and tagged , , , , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: