9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Cerita Pulang Kampung 18-22 May 2013 (Part 2)

Berlanjut….. (Part 2)

Setelah beli buah, siang harinya aku, Ai dan istriku ke rumah budhe berbekal buah yang tadi aku beli. Awalnya Ai gak mau turun dari gendongan bundanya, takut. Tapi lama kelaman mau turun juga. Di sodorin mainan boneka-boneka, kagak ada yang di pegang, wealah nduk, arek wedok gak seneng boneka. Lha begitu disodorin mainan kartu bergambar tokoh kartun langsung matanya berbinar asyik bermain.

Sambil Ai sibuk dengan dunia mainan kartunya, kami bercengkerama ngobrol ngalor ngidul kemana-mana. Tak terasa hamper satu jam ngobrol, ehh pas mau beranjak, aAi dikasih oleh-oleh lagi. Baju lagi, wahhhh aseekkk. Tambah lagi bajunya Ai.

Dari rumah budhe kita lanjut ke rumah mbah guru yang jaraknya hanya sekitar 30 meter dari rumah budhe. Sebelum ke rumah mbah guru, aku mampir ke Mbah To.

Beberapa bulan terkahir, Mbah To wedok (perempuan) sakit katarak, jadi tidak bisa melihat lagi. Saat aku jenguk, beliau sedang berbaring di tempat tidurnya ditemani Mbah To Lanang (laki). Langsung aku samperin ke kamar mereka.

Agak terkejut mereka sepertinya, menanyakan kapan aku pulang, dll. Aku kecup kepala Mbak To wedok, sambil aku do’akan semoga lekas sembuh. Tak lupa aku selipkan ke tangan Mbah To Lanang amplop pesenan ibuk. Mbah To bilang, “tanah ngene paring e Seng Kuoso yo An, di tompo kanthi sabar, dongakno ndang mari yo le” kata mbah to lanang.

Ironi kadang melihat kemesraan kedua pasangan ini, usia mereka sudah tidak lagi muda bahkan sudah sangat lanjut, estimasiku lebih dari 70 tahun. Mungkin lebih. Kakekku (almarhum) sendiri yang merupakan kakaknya Mbah To saat meninggal 3 tahunan yang lalu usianya lebih dari 75 tahun.

Mereka masih saling menjaga, yang satu tidak bisa melihat, yang satu melengkapi penglihatannya. Di usia senja. Tidak ada perceraian, tidak seperti berita-berita di TV yang menjadikan perceraian seolah-olah tontonan hiburan dan hal biasa.

Dulu, pas masih kecil aku sering makan dan maen di rumah Mbah To yang posisinya tepat di belakang rumah budhe, hanya berjarah 2 meter saja. Nonton TV, main kelereng, nyari undur-undur, dll. Banyak kenangan bersama beliau dan rumah beliau.

3 comments on “Cerita Pulang Kampung 18-22 May 2013 (Part 2)

  1. ryan
    June 12, 2013

    asik ya mas pulang kampung… *gak punya kampung untuk dikunjungi*

    • 9ethuk
      July 31, 2013

      ke kampungku aja😀 jangan lupa oleh olehnya😀

      • Ryan
        July 31, 2013

        Oleh2 dari Jakarta gitu??? Apa ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: