9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Cerita Pulang Kampung 18-22 May 2013 (Part 3)

Selepas dari Mbah To, langsung cabut ke Mbah Guru. Ehh.. pas masuk rumah sepi tak ada orang. Akhirnya kaki beranjak ke rumah Mbok Dhe Sam yang lokasinya tepat di belakang rumah Mbak Guru.

Kata Mbak Yeti (Kakak sepupu), Mbok Dhe Sam habis sakit. Dan benar saja, sosok yang keluar kamar sangat berbeda dengan Mbok Dhe Sam yang terakhir aku lihat. Mbok Dhe Sam yang ini sangat kurus, pipinya cekung, dan kulitnya tak sesegar terakhir bertemu.

“Oalah Le… An, kapan mulih? Mbok iki loro Le kat 3 sasi wingi” –Oalah An, kapan pulang? Mbok kamu ini sakit sejak 3 bulan yang lalu—Itu kalimat pertama yang keluar dari Mbok Dhe Sam. Aku jawab pertanyaan itu.

Akhirnya kami ngobrol lepas seperti biasa, guyunan ngalor ngidul. Cerita tentang Mas Tris (anak satu-satunya Mbok Dhe Sam) dan cerita tentang family-family yang lain.

Deghh, sesaat aku tertegun saat menulis ulang cerita ini. Mbok Dhe Sam tak lagi muda, usianya mungkin diatas 50 tahun. Sekarang hanya tinggal bersama Pak Poh (Suami Mbok Dhe Sam) berdua. Anak satu-satunya tinggal di Jakarta.

Aku jadi mbayangin, jika sakit bakal seperti apa ya? Mbok Dhe Sam bilang Mas Tris hanya bisa menjenguk sekitar 3 harian pas ia sakit.

……………………….

Jadi teringat cerita Ibuk saat kakinya keseleo dan masih belum bisa sembuh total sampai sekarang. Ibuk cerita, habis pulang dari Lombok NTB, dilanjut ada cara di cemoro sewu (salah satu daerah di gunung lawu) tepatnya ke air terjun grojokan sewu. Naik turun tangga yang jumlahnya buanyaaaakkk!!! Dari sana sebenarnya ibuk sudah agak feeling bahwa kakinya agak gak beres.

Nah, esoknya pas mau berangkat kerja, di samping rumah, posisi menapak ibuk tidak pas. Dan langsung ibuk terjatuh dan tidak bisa berdiri tegak sampai di bawa ke rumah sakit.

Minggu-minggu berikutnya harus pake egrang (alat bantu berjalan) hingga setelah terapi hamper sepuluh kali baru bisa berjalan tanpa egrang. Itupun tetap harus hati-hati dan tidak boleh berjalan terlalu jauh. Apalagi mengangkat beban berat. Itulah mengapa aku khawatir saat ibu memaksa menggendong Ai sambil bilang, “Nek gak saiki, kapan maneh iso nggendong” –kalau tidak sekarang, kapan lagi bisa gendong Ai–

Dan bodohnya aku, aku baru dikasih tau kalau ibuk sakit sekitar sebulan setelah kejadian ibuk jatuh, itupun karena aku tau dari paklik. Begitu aku tau, langsung aku telpon ibuk, mau nangis rasanya waktu telpon itu. Saat aku kecil beliau selalu ada disisiku, pas sudah sepuh justru aku menjauh dan tidak tau kalau ibuk habis jatuh.

Makanya tekadku bulad pas pulang ini, menjenguk ibuk.

…………………..

Selepas dari rumah Mbok Dhe Sam mampir lagi ke Mbah Guru dan ternyata ada, akhirnya ngobrol lagi ngalor ngidul. Menyenangkan.

7 comments on “Cerita Pulang Kampung 18-22 May 2013 (Part 3)

  1. katacamar
    May 30, 2013

    pulang kampung itu seperti selimut di musim hujan🙂

    • 9ethuk
      July 31, 2013

      betul,……

      Seperti bulan kalau mati listrik🙂

  2. genthuk
    May 31, 2013

    di tambahi lagune iwan fals An “Ibu”

    • 9ethuk
      July 31, 2013

      mewek mewek lhan an engko mas…

  3. Rawins
    May 31, 2013

    haha selalu kalah ya kalo orang tua dah pake alesan anak…

    • 9ethuk
      July 31, 2013

      😀 betul. Dan baru benar benar terasa saat kita dah memiliki anak ya mas,… kadang pengen nangis kalau inget ortu,..

  4. Zengda
    August 2, 2014

    AGEN RESMI PENJUAL OBAT SEHAT PRIA, OBAT KUAT VITALITAS, OBAT PENGENTAL PENAMBAH SPERMA, SUPLEMEN PEMBESAR ALAT VITAL. HP ( 082133626042/081904110616 ) Kunjungi http://zengda-vitalitas.blogspot.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: