9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Cerita Pulang Kampung 18-22 May 2013 (Part 4)

Masih ingat dengan Pak Omen? Artikel terakhir yang saya buat berjudul Pak Omen pulang kampung. Nah, kali ini akan saya ubrek-ubrek dengan topic “Pak Omen di kampung”.

Sedikit flashback. Di Jakarta, Pak Omen dan Istri bekerja, estimasku, penghasilan mereka setiap bulan rata-rata antara 2 – 3 juta perbulan atau lebih.

Kemudian mereka berdua memutuskan untuk pulang kampong, padahal di kampong belum punya kepastian akan mendapat kerja dengan gaji sebesar mereka tinggal di Jakarta. Dengan satu tekad yang saat itu aku aku, yaitu ingin ‘ngopeni’(memelihara) Masjid.

Yang aku tau, kebanyakan anak-anak muda di desaku cenderung merantau, ini malah pulang kampong. Susah aku melogikanya saat itu, pun hingga kini masih agak bingung.

Malam itu, selepas isya’ di masjid, kita berdua ngobrol panjang lebar. Dari banyak hal yang kami obrolkan terutama cerita perjuangan hidup dikampung dengan penghasilan yang tidak jelas, membuatku semakin meng’iya’kan perkataan bapak Surabaya, bahwa aku tak ada seujung kuku-nya Pak Omen terkait masalah tawakal.

Bisa dibayangkan, saat di Jakarta setiap bulan memperoleh gaji yang tetap/bisa diprediksi. Setelah pulang, maka Pak Omen bekerja di sawah, kadang buruh nyabet (memanen padi), nyari rumput buat sapi peliharaannya, bercocok tanam di sawah, atau pekerjaan serabutan yang lain.

Jangankan untuk memprediksi penghasilan bulanan, apakah besok ada job atau tidak saja susah dibayangkan.

Pantas saja, kulitnya jadi hitam, sangat jauh lebih hitam dibanding saat aku ketemu di Jakarta.

Nah pas malam itu pula, aku baru tau kalau Pak Omen sekarang jadi peternak ikan lele. Kata Pak Omen, pas pulang kampong langsung diajakin temen-temen untuk beternak lele. Kebetulan ada dana pemberdayaan masyarakat dari PKS (Partai Keadilan Sejahtera) untuk pemuda-pemuda di desa untuk memelihara ikan lele. Kalau lelenya hidup semua atau persentase yang mati kecil, keuntungannya lumayan. Tapi kudu pinter-pinter memelihara, karena lele sangat sensitive terhadap pH air dan cuaca. Senang banget ndengernya.

Tapi tujuan pak Omen pulang bukan untuk itu, namun menhidupkan masjid. Pas pulang itu juga kebetulan ada pengajian habis maghrib yang digagas oleh pak omen untuk anak SMP keatas, sudah berjalan sebulanan kalau gak salah. Tujuannya apa? Selain belajar memperlancar bacaan Al-Qur’an, tujuan utama Pak Omen adalah membentengi moral anak-anak usia labil supaya memegang kuat ajaran agamanya. Tidak ikut-ikutan yang aneh-aneh.

Luar biasa!

Selain itu, sebentar lagi mau ada pengajian isro’ mi’roj. Aku sempet diajak diskusi sebentar mengenai pengajiannya, mengenai waktunya, ustadznya dll.

Wow!

Bukan hanya itu, TPAnya yang dulu kembang kempis, antara hidup dan mati. Kini mulai mekar kembali, bahkan jumlah siswanya meningkat. Pak Omen cerita, kalau ada lomba mewarnai kaligrafi dan ada hadiahnya, jumlah anak-anak yang masuk TPA meningkat drastis, bisa sampai 60-80 siswa. Mbookk!!! Banyak sekali itu?!!

Saking ayiknya bercerita, tak terasa sampai jam 9 malam aku ma Pak Omen ngobrol berdua di dalam masjid, bercerita banyak hal, berbagi banyak hal. Aku liat wajah lelah Pak Omen, tapi ada semangat jiwa yang tumbuh merekah.

Sepucuk do’a buat Pak Omen dan keluarga, semoga senantiasa dalam rahmatnya Alloh swt.

……………

Oiya, tak lupa aku silaturahim ke rumah Pak Omen sambil nengokin anaknya Pak Omen yang lucu, hahaha. Lucu banget, senyum senyum terus… usia anaknya sekitar 4 bulan. Terpaut 4 bulanan dengan Ai. Bisa menjadi temen Ai nanti jika sudah besar.

2 comments on “Cerita Pulang Kampung 18-22 May 2013 (Part 4)

  1. Rawins
    June 13, 2013

    keren tuh pak omen…
    aku malah suka ngajarin anak yang aneh aneh, om…

    • 9ethuk
      July 31, 2013

      Aneh tapi bermanfaat gak papa mas, hahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: