9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Cerita Pulang Kampung 18-22 May 2013 (Part 7- Habis)

Setiap tambahan kenikmatan pasti ada yang terkorbankan. Liburan pulang ke rumah kali inipun demikian.

Pada hari terakhir, Ai sudah mulai pilek. Sampai distasiun madiun pas mau balik ke jakartapun masih pilek. Kasian ngeliatnya. Ai kalau tidur sukanya tengkurep, muterin tempat tidur, mbolak mbalikin badan. Bisa dibayangkan, pas dikereta kayak apa susahnya.

Terbukti pas berangkat ke magetan, Ai susah tidur, karena sekali ia membalikkan badan mau jatuh dan terbangun lagi. Begitu bolak balik, walhasil baru bisa tidur ketika ia ngamplok ke badan bundanya (posisi di gendong sambil duduk).

Nah pas pulang, Ai pilek. Jika pilek maka hidung buntu, kalau buntu inilah jadi susah nafas dan gak bisa tidur. Setiap kali ditidurkan di kursi kereta pasti terbangun karena hidung buntu dan susah nafas. Hampir semalaman rewel, kasian ngeliatnya. Seperti tersiksa, dari mata dan wajah sangat kantuk, tapi saat baru mau tidur terbangun karena hidung buntu. Sampai gak enak sama kursi sebelah.

Hingga larut malam masih belum bisa tidur, akhirnya setelah beberapa kali dikasih minyak telon dan dibikinin susu anget, baru deh bisa tidur, itupun tidak tidur di kusri, melainkan tidur sambil digendong (sambil duduk) bundanya. Apapunlah, yang penting Ai bisa tidur.

Nyampek gambir. Awalnya pengen naik angkutan umum, tapi ngeliat Ai rewel dan pilek, akhir pake taxi. Dan Ai tambah rewel, hamper sepanjang perjalanan di taxi Ai rewel, tidak tau mengapa. Bundanya sampai angkat tangan menyerah, akhirnya aku ajak main apapun itu yang ada di dalam taxi. Bahkan sampai tembus pampersnya karena ngompol. Kasian ngeliatnya, pengen segara sampai di rumah.

Setelah lebih dari satu jam perjalanan sampai juga dirumah sekitar jam 9.00 pagi. Ehhh, begitu keluar taxi, ngeliat uti dan akungnya langsung tersenyum lebar sumringah si Ai. Dasar!

Capek juga perjalanan, ini baru satu anak, gimana kalau 2, tiga atau empat nanti? Mbook!

Karena siang harus berangkat kerja, aku sempetin tidur sejenak sebelum berangkat.

Bangun tidur, aku langsung ke kantor. Ehhh, sore harinya dapat sms dari istri.

“Mas, Ai muntah-muntah 3 kali, sekarang lagi dibawa ke Rumah Sakit”

Deghh!!! Wes,.. pikiran kacau gak karuan. Semua tanda tanya pertanyaan membumbung tak terbendung. Kenapa? Ada apa? Kok Bisa?

Sepanjang di tempat kerja aku terus sms-an ama istri.

Begitu pekerjaan selesai langsung cabut pulang. Di kamar, aku lihat Ai sudah tidur dengan pulas, terlihat umbel tipis di hidungnya. Nduk, lekas sembuh ya. Hampa rumah tanpa kecerianmu.

Beberapa hari kemudian Ai sudah sembuh dan cerah ceria kembali, terasa hidup seisi rumah. Alhamdulillah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: