9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

Pitnah [Moslem Corner]

Setan Ngambek. Republika

Gambar dari Republika

Bismillah.

Ada dalam banyak kejadian, pun gue juga pernah ngalamin rasa malas menggantung begitu kuatnya ketika akan melakukan sesuatu.

Mau berangkat kerja apalagi hari senin, peuhh nyeret kaki ma bokong ke motor aja muales tingkat tinggi. Bahkan mau mandinya pun lama banget, ambil handuk 5 menit, jalan ke depan balik ke belakang, liat TV, ada aja yang dikerjain. Walhasil telat nyampek pabrik.

Mau tidur udah semengat ‘98 tar malem bangun mau sholat tahajud, beneran dibangunkan alarm HP sesuai jam yang kita set. Tapi mata kayak di lem, beratnya sejuta ton. Yang ada tar lagi nunggu genep 5 menit lagi, setelah 5 menit nambah lagi dan lagi hingga ketiduran. Gak jadi QL

Di kantor pekerjaan numpuk, tenggang waktu nanggung dan tidak ada pekerjaan urgent bin mendesak. Walhasil, males ngerjain. Mulur-mulurin waktu, jalan- kesana kesini, ngobrol kanan kiri, apapunlah intinya killing time. Lha dalah,.. ada pekrjaan baru yang seabrek , pekerjaan lama tak terpegang ataupun terpegang hasil gak maksimal.

Mau ke kondangan, udah tau lokasinya di gedung yang jamnya dibatasi. Mau berangkat mualesnya minta ampun. Males karena udah mbayangin macetlah, males di angkotlah, akhir ngulur-ngulr waktu mandi, leyeh-leyeh, leha-leha. Begitu jam sudah mepet baru ngebut, macet lagi dijalan, telat deh. Tinggal hidangan sisa dan segelas air putih. Hiks hiks! –pengalaman pribadi-

Mau baca qur’an malesnya minta ampun, apalagi pas puasa, badan lemes, perut laper, tontonan di tipi banyak yang bagus bagus. Dan biasanya yang bagus-bagus adalah acara tentang memasak, master cheft, dll acara-cara sejenisnya. Alhasil yang semula sehari ditarget 1 juz boro boro 1 juz, 1 gelas jus jambu habis mbaca qur’annya 1 lembarpun belum kelar.

Dan masih banyak lagi contoh-contoh setype yang lain.

Ketika ada pertanyaan mengapa kok bisa?

“males banged gak tau kenapa, godaan setannya kuat banged”

“peuuhhh… pitnah itu” kata setan.

Rasa malas itu khan ada di bawaan manusia, alias kita. Dan kita harus melawannya. Janganlah mengkambing hitamkan siapapun atas kemalasan kita pun termasuk setan. Kalau setan bisa ngomong dan kita bisa denger (untuk gak bisa denger), pasti dah bilang. “peeuhh dicolek aja belum kok udah nuduh yang bikin males gua, pitnah itu ya Alloh”

14 comments on “Pitnah [Moslem Corner]

  1. danirachmat
    July 15, 2013

    Bener banget ini mah Mas. Huehehehehe.

  2. Ryan
    July 15, 2013

    hahaha. tadinya kirain pitnah apa…
    tapi bener juga ya mas. sering kita mempitnah si itu.😀
    moga jadi pribadi yang lebih baik, bukan hanya selama Ramadhan tapi seterusnya.

  3. angkasa13
    July 15, 2013

    Iyahh banget… Hhaa

    • 9ethuk
      July 31, 2013

      Hahahaha,… saat nulis ini aku juga senyum senyum sendiri. ngerasa tertonjok sendiri.

  4. I.S. Siregar
    July 15, 2013

    khekhekhelhe… setannya nggumel..:)

  5. Iwan Yuliyanto
    July 15, 2013

    Setannya menggugat🙂

    • 9ethuk
      July 31, 2013

      Hihihihi, iya pak. lagi naik banding setannya😀

  6. yisha
    July 15, 2013

    serem….

  7. afan
    July 16, 2013

    cocok banget, sifat asli manusia berarti ya..🙂

    • 9ethuk
      July 31, 2013

      Kayaknya seperti itu bro…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 15, 2013 by in [Catatan Harian], [Curhat], [Moslem Corner] and tagged , , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: