9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

[Short Story] Bunda ‘Pejuang’

Bismillah.

Kemarin gue menginterview beberapa calon operator casual di tempat gue. Ada salah satu cow yg gue interview, seteleha beberapa pertanyaan basa basi dan trickki trickki akhirnya saya mengetahui bahwa sejak ia SMP ibunya telah tiada.

Karena tau itu, saya menyengaja bertanya seperti ini :

“Apa wasiat atau nasehat atau pesan almarhum ibu kamu yg menjadi penyemangat dan pegangan kamu dalam menjalani hidup?”

Diluar dugaan saya, sesaat sebelum menjawab si cow ini terdiam, saat akan menjawab suaranya bergetar, matanya mulai berair dan tetap ia paksakan menjawab dengan sesekali ia menyeka matanya.

“Hidup harus bias mandiri…, jangan bergantung pada orang lain” jawab si anak cow ini.

Dari CV dan keterangan yg ia sampaikan sepertinya cocok dengan nasehat bundanya.

Interview done, anak cow ini masuk ke green kandidat to next step medical check up.

catatan :

Betapa sangat membekas kasih saying bunda pada si anak ini hingga ia sudah berusia lebih dari 20 tahun, nasehat bundanya masih jelas dan kuat ia pegang. Pasti bundanya seorang ‘pejuang’ dan idola anak anaknya.

2 comments on “[Short Story] Bunda ‘Pejuang’

  1. danirachmat
    October 29, 2014

    Merindiiiing… semoga anak itu hasil tesnya bagus.

    • nugrohoandirama
      November 3, 2014

      medcheck nya lolos mas. besok masuk kerja si anak ini🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 29, 2014 by in [Catatan Harian].

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: