9ethuk

Berbagi adalah sumber energi abadi

MD II Gn. Bundar – Kawah Ratu Gn. Salak (14-16 May 2015)

Bismillah.

IMG-20150518-WA0027

Hehehe.. Akhirnya bisa Mukhoyam juga. Kesan pertama, mirip pembantaraan waktu SMA dulu, hanya saja di kemas secara islami.

Seperti biasa, sebelum hari-H nya sudah pasti ada ‘pemanasan’ yaitu pra-mukhoyam. Biasanya sekitar seminggu sebelum pelaksanaan.

‘Ringan’ aja kok, Lari puter stadion Pakansari satu kali, push up 50 kali, sit up 50 kali, back up 80 kali.

….. esok paginya. Jreng-jreng… jalan udah kayak orang baru selesai sunat. Wakakaka… njuarem kabeh awak!

 

Day 1.

Berangkat dari DPD pagi-pagi, naik truk ke lokasi. Busyeettt lumayan jauh mas bro.

Track one, jalan kaki naik dari pemberhentian truck ke lokasi pendirian tenda. Keringat mengucur deras… tapi udaranya suejuk puoll..

Mendirikan tenda, cihuiii… ups! tenda yang guwe bawa hanya muat 3 orang dan harus menampung 6 orang.

Sempet shock!

Untungnya kelompok kita digabung dengan kelompok lain (4 orang) yang tendanya lumayan besar tapi tetep aja kagak cukup untuk menampung bersepuluh orang. Hehmm,… sudah pasti akan ada yg tidur diluar, lets see…

Tugas harian dibagikan :

Tilawah 1 juz, push up 30 kali, sit up 30 kali, back up 30 kali. Nyoss..!!

Materi siang hari, P3K pertolongan pertama pada kondisi darurat, dan hujan deras melanda namun semua peserta tetap ada di tempat. Basah luar dalam, hahaha…

Materi agak sore, Tali temali, simpul menyimpul.. masih kondisi hujan deras, badan mulai menggigil. Sayangnya materi tetap dilanjutkan. Berrr….

Selesai? No No! Langsung dilanjut ma’rifatul medan persiapan jurit malam. Keliling-liling hutan dengan kondisi masih basah luar dalam. Bismillah aja😀 . Ditengah – tengah pake ada acara merayap di Tanah becek dan jalan jongkok lagi, weess jian panitiane kurang kerjaan pancene. Nyoooss.. Josss..

Menjelang maghrib/pas maghrib baru nyampek tenda dari acara ma’rifatul medan. ISHOMA.

Dan tada… aku gak bawa stok makanan mentah hiks hiks… beras tak bawa, kompor tak bawa pula. Untuk kelompok gabungan bawa kompor dan paraffin lumayan bisa masak.

Malam  materinya taujih,… dan gue kagak inget lagi materinya apa. Lha piye, ngrungokne karo teklak tekluk mripat ngantuk jeh… yang gue inget di sela sela materi ada nyanyi nasyid bareng. Dan nasyidnya nasyid jaman gue SMA dulu… asyeekkk!

Fiuuhhh selesai juga acara malamnya… saatnya istirahat…. dan What! tidur diluarlah saya. Hahahaha…

Tak apa apa… seadanya, untung masih ada kain tenda lebar buat penutup atas biar gak kehujanan. Yang jaga gentian dan gue kebagian jaga duluan dengan beberapa kawan.

Pas jamnya gentian gak tega mbangunin, ya wes tidur aja. hahaha…

……………….

“Bangun.. bangun.. bangun…” suara orang teriak teriak. Jiaahhhh iki mripat lagi arep merem wes kon tangi.

Jurit malam dimulai! Langsung jalan… menusuri gelap malam di hutan dengan rute yang sama saat ma’rifatul medan. Bedanya ini pas malam hari. Ada beberapa pos yg harus kami lewati. Singkat cerita, Alhamdulillah nyampek di tenda lagi pas pagi-pagi. Terpaksa subuh di jalan, wudhu di sungai tanpa lepas sepatu. Sholatpun masih pake sepatu, untuk pertama kalinya gue sholat pake sepatu. Kondisi sekitar tidak memungkinkan, dan hamper semuanya juga masih pakai sepatu pas sholat subuh…

20150516_132816

 

Day 2.

Selang beberapa waktu, panggilan kumpul untuk senam pagi berbunyi. Ini mata disenggol pasti langsung tidur eh suruh bangun lagi.

Senam nusantara!

Selesai senam di umumkan barang-barang yang berhasil disita panitia dari beberapa tenda yang tidak di jaga atau penjaganya lengah tadi malam. Tenda kami termasuk yg kecurian, yang yang terambil adalah golokku. Hahahaha,.. lha yo pantes. Lha wong gak gentian jaganya.

Jadi kebayang, jika kondisi riil mungkin impactnya bakal akan jauh lebih besar.

“Tangan di kepala,… naik turun naik turun…” hehehe dapet hukuman deh.

Materi siang, beladiri taktis. Banting-bantingan iki critane. Kebetulan ada kepanduan yang melatih jijutsu. hehehe.. jadi inget dulu pas SMP, saat ikut karate. Hihihi…

Materi sore, survival di hutan. diajari bikin tenda alami, makanan yang bisa dimakan, tindakan saat tersesat, dll. Pelajaran yang gue ambil di materi ini adalah “Hati, pikiran dan keinginan kita harus tetap hidup, meskipun semua keadaan memberi alasan kita untuk mati

Ditutup dengan kegiatan outbond…….. wes pakaian gak kayak pakaian. Sepatu gak kayak sepatu. Lumpuuurrrr dengan acara klimaks outbondnya adalah merayap di tanah becek yang di aliri air dengan track merayap akhir adalah nyungsep di air yang penuh lumpur. Wesss jiaaannn iki pakaian, rambut, semua penuh kotoran dan lumpur. Jare panitia biar menjadi mukhoyam yang tak terlupakan. Yo mesti tho nek ngene iki… Gak bakal lali.

Malamnya adalah pentas seni, jujur gue harus bilang kueren kueren… sangat mengena dan sarat penuh makna. Bukan hanya sekedar hiburan tanpa arti.

Akhirnya… tidur juga. Persiapan fisik hari ketiga hiking ke kawah ratu gn salak. Yeaa….

“Bangun.. bangun.. bangun…” suara orang teriak teriak. Argghhh………. opo maneh iki rek…. di barisno bengi bengi kon nggolek slayer. Wes jiann nggarai eling jaman SMA nyari logo PMR neng kuburan. Hahaha…

IMG-20150517-WA0006

 

Day 3

Yeeaaahhhhhhhhhhhh muncak ke kawah ratu gunung salak!!!

“Bukan gunung yang kita taklukkkan, tapi diri kita sendiri”

“Ada 1001 alasan untuk tidak ikut, tapi ada 1001 cerita yang kami dapatkan. Untuk cerita ke keluarga, sahabat, dan anak cucu ”

IMG-20150518-WA0024

20150516_132830

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 20, 2015 by in [Bertemu] [Reuni] [Kumpul], [Catatan Harian], [Menghentikan Waktu] and tagged , , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 159 other followers

Tulisan Terdahulu

%d bloggers like this: